Ridho "Slank" Ingin Ada Status Pekerjaan Musisi di KTP

Kompas.com - 05/06/2017, 19:13 WIB
Ridho Slank diabadikan di gedung Kemendikbud, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRidho Slank diabadikan di gedung Kemendikbud, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017) sore.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Gitaris grup band Slank, Ridho, tak mau muluk-muluk mengusulkan aturan apa yang sebaiknya tercantum dalam Rancangan Undang-Undang Tata Kelola Industri Musik yang sedang digodok.

Ia hanya ingin soal Kredit Pemilikan Rumah (KPR), status pekerjaan musisi di KTP, hingga tunjangan hari tua untuk seniman musik masuk dalam RUU itu.

Sebagai informasi, musisi dan anggota DPR RI, Anang Hermansyah, menggulirkan RUU Tata Kelola Industri Musik pada peringatan Hari Musik Nasional, 9 Maret 2017 lalu.

"Perjuangan kami musisi hari ini ingin membuat Rancangan UU tentang musik. Salah satunya selain masalah pembajakan, ada juga hal paling simpel yang saya rasakan adalah untuk mencari KPR. Karena kami musisi tidak punya slip gaji dan lainnya," ujar Ridho dalam wawancara di Kemendikbud, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017) sore.

"KTP, saya pengin ada tulisan (status pekerjaan) musisi. Karena beberapa hari lalu saya urus passport, adanya penyanyi. Saya bilang 'saya bukan penyanyi, seniman bolehlah'. Tapi seniman juga enggak ada, musisi enggak ada," katanya.

"Wah diskriminasi saya bilang. Kenapa enggak ada musisi? Paling enggak seniman lah. Itu sih yang pengin gue usulkan. Simpel, sepele, tapi bisa jadi kebanggaan," tambah Ridho.

[Baca juga: Legacy, Kolaborasi Ridho Slank dan Maestro Gitar Hawaiian]

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Padahal menurut dia, sejak zaman dahulu terhitung era pemerintahan Soekarno, musik selalu dipakai sebagai alat perjuangan, dinikmati dari masa ke masa.

Namun ujung-ujungnya, ia merasa musisi kurang diperhatikan, paling tidak masalah kesehatan atau jaminan masa tuanya.

"Bukan cuma soal pembajakan. Tetapi juga ruang atau tempat, fasilitas untuk berkarya, dan juga jaminan hari tua. Selama ini kalau musisi sakitkan kami bikin charity. Terlepas dari apapun yang dilakukan semasa muda, tapj negara perlu berterima kasih buat para musisi sih," kata Ridho.

Pria yang kerap tampil dengan topi fedoranya ini mengatakan, hari ini ia dan sejumlah teman musisi lain mulai membicarakan hal itu kepada pihak terkait.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.