Begini Kondisi Putra Jeremy Thomas Usai Alami Penganiayaan

Kompas.com - 17/07/2017, 11:52 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra artis peran Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas, tengah dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi pada Sabtu (15/7/2017) lalu.

Jeremy mengatakan, putranya mengalami luka lebam hampir seluruh bagian tububnya.

"Semua (luka), dari lutut, punggung, kepala, rusuk, seluruh muka. Semua parah, ini penyiksaan, ini brutal sekali," ujar Jeremy saat ditemui di Gedung Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

[Baca: Putra Jeremy Thomas Dianiaya, Pelaku Diduga Oknum Polisi]

Ia juga menyebut bahwa putranya yang masih berusia 19 tahun itu mengalami trauma secara psikis. Sebab, bukan hanya dipukuli, tetapi Axel juga ditodong dengan senjata serta diborgol.

"Sangat trauma secara psikoligis lah. Anak ini sangat trauma dan tidak ngerti apa-apa, tiba-tiba dipukulin, disiksa, dan ditodongin senjata di kepala dan diborgol ke belakang dengan kondisi baju yang terbuka," kata Jeremy.

Dari pengakuan Axel kepada Jeremy, setidaknya ada empat dari delapan pria yang mengaku oknum polisi yang memberinya bogem mentah.

[Baca: Diduga Aniaya Putra Jeremy Thomas, Polisi Bandara Diperiksa Propam ]

"Iya (pukulan) tangan kosong, tapi kalau dikeroyok beramai ramai dan ditodingkan senjata... Yang ngeroyok total empat, dalam ruangan ada delapan orang," katanya.

Axel, lanjutnya, sudah menjalani pembuatan visum et repertum (surat keterangan dokter tentang hasil pemeriksaan medis) atas rujukan dari Polda Metro Jaya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.