Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Tayang di Amerika Tahun Depan

Kompas.com - 26/09/2017, 08:14 WIB
Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina the Murderer in Four Acts Istimewa/Marlina si Pembunuh dalam Empat BabakFilm Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina the Murderer in Four Acts
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com -- Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak tak hanya mendapat tempat di festival-festival film dunia, karya sutradara Mouly Surya itu juga akan tayang di jaringan bioskop beberapa negara. Salah satunya di Amerika Serikat

"Kami akan teatrikal rilis di Amerika dan Kanada pada 2018 awal. Sales agent kami juga akan distribusikan ke beberapa teritori, tapi yang paling signfikan di Amerika dan Kanada," kata sang produser, Fauzan Zidni, dalam peluncuran poster film Marlina di CGV Cinemas Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2017).

Ada sejumlah negara lain yang pasti akan memutar film yang dibintangi oleh Marsha Timothy itu. Di antaranya, Perancis, Thailand, China, Malaysia, Brunei Darussalam, dan negara lain di Eropa dan Asia.

Ia mengatakan, daftar lengkapnya baru akan diumumkan saat Marlina diputar di Busan International Film Festival pada Oktober 2017 nanti.

"Kami bermitra dengan production house luar negeri. Strateginya, diramaikan dulu di festival, ada hype, kemudian diomongin orang, review-nya bagus, kemudian teatrikal rilis. Orang-orang yang enggak bisa nonton di festival bisa nonton di bioskop. Juga ada strategi digital untuk yang enggak sempet ke bioskop," ujar Fauzan.

[Baca juga: Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Disebut Lahirkan Genre Baru ]

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak berkisah tentang seorang janda asal Sumba bernama Marlina (Marsha Timothy) yang memenggal kepala seorang perampok, Markus (Egi Fedly), yang menyatroni rumahnya.

Marlina kemudian membawa kepala si perampok dalam sebuah perjalanan ke kantor polisi.

[Baca juga: Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Akhirnya Pulang Kampung ]

Proyek ini merupakan hasil kerjasama Cinesurya dengan Kaninga Pictures, Sasha & Co. Production (Perancis), Astro Shaw (Malaysia), Hooq Originals (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand).

Marlina mendapatkan dukungan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Perancis lewat Cinemas du Monde dan pusat sinema CNC, Institut Francais.

[Baca juga: Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Dipuji di Toronto ]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X