Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Dipuji di Toronto

Kompas.com - 18/09/2017, 17:49 WIB
Konferensi pers film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGKonferensi pers film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017) sore.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, yang disutradarai oleh Mouly Surya, disambut hangat ketika diputar di Toronto International Film Festival (TIFF) 2017.

Film tersebut dipertontonkan dalam program Contemporary World Cinema TIFF 2017 di  Scotiabank Theater, Selasa minggu lalu (12/9/2017).

Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, dengan pemain utama artis peran Marsha Timothy, diputar empat kali. Tiga kali untuk umum dan satu kali untuk kalangan media dan industri film.

"Terima kasih banyak telah membuat film ini. Film ini sungguh indah," kata salah satu penonton di sana dalam sesi tanya jawab bersama Mouly Surya, yang dikutip oleh Kompas.com dari keterangan tertulis yang dikeluarkan oleh rumah produksi Cinesurya pada Senin (18/9/2017).  

Baca juga: Ribuan Orang Tonton Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak di Cannes

Tertulis pula dalam keterangan itu bahwa pujian juga datang dari para distributor film.

Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak akan dipertontonkan di gedung-gedung  bioskop di 18 negara, termasuk AS dan Kanada.

Di Amerika Utara, yang terdiri dari AS dan Kanada, film tersebut diedarkan oleh Nothern Banner, yang berpusat di Toronto. Di AS, film itu diedarkan oleh KimStim dan Icarus.

"Mouly Surya telah menciptakan sebuah film yang luar biasa dengan tokoh perempuan feminis yang tampaknya menentang deskripsi perempuan pada umumnya dan kami berharap dapat membawa film ini ke teater-teater di Kanada," ujar Michael Paszt dari Nothern Banner, yang diberitakan oleh Screendaily.com.

Baca juga: Kekuatan Perempuan Bernama Marlina dalam Budaya Patriarki

"Kami dikejutkan oleh betapa indahnya shot di film ini. Ini adalah film panjang Mouly Surya yang ketiga dan pernyataannya di film ini lebih kuat dibandingkan film sebelumnya. Ini adalah feminist revenge drama yang sangat cerdas dan canggih yang benar-benar memuaskan untuk ditonton," kata Co-President KimStim, Mika Kimoto, yang ditulis oleh indiwire.com.

Sebelum diputar dalam TIFF 2017, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak sudah dipertontonkan dalam Melbourne International Film Festival 2017 dan New Zealand Film Festival 2017 pada Agustus 2017, serta dalam Festival Film Cannes 2017, dalam Quinzane des realisateurs (Directors' Fortnight).

Baca juga:Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak Siap Tayang di Hooq

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X