Polisi Harap Syahrini Penuhi Panggilan Kedua

Kompas.com - 05/10/2017, 10:48 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian berharap penyanyi Syahrini dapat memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan kedua di Bareskrim Polri hari ini berkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan First Travel.

Pada Rabu (4/10/2017) kemarin, Syahrini yang pernah menggunakan jasa First Travel untuk ibadah umrah berhalangan hadir di Bareskrim karena alasan kesibukan. 

"Ya kami harapkan dia datang. (Dijadwalkan) siang ini," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipum Brigjen) Herry Rudolf Nahak kepada Kompas.com via pesan WhatsApp, Kamis.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyatakan hal senada ketika ditanya mengenai apakah Syahrini akan hadir atau tidak dalam pemeriksaan nanti.

"Rencananya demikian (diperiksa hari ini). Mudah-mudahan beliau hadir ya," kata Martinus via WhatsApp.

Sebelumnya, sepekan lalu pelantun "Sesuatu" itu dimintai keterangannya sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan First Travel.

[Baca juga: Syahrini Sibuk, Pemeriksaan di Bareskrim Ditunda]

Beberapa hari setelah itu, giliran penyanyi Vicky Shu yang diperiksa polisi berkait kasus itu juga lantaran ia pernah membuat video testimoni untuk First Travel.

Sebagai informasi, polisi menetapkan Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

[Baca juga: Kepada Penyidik Syahrini Nyatakan Tak Pernah Di-endorse First Travel]

Dalam kasus ini, First Travel menawarkan harga pemberangkatan umrah yang lebih murah dari agen travel lainnya. Pembeli tergiur dan memesan paket umrah.

Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, calon jemaah tak kunjung berangkat. Perusahaan itu kemudian dianggap menipu calon jemaah yang ingin melaksanakan umrah.

[Baca juga: Penjelasan Vicky Shu soal Video Testimoni untuk First Travel]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.