Livi Zheng Bicara tentang Bhineka Tunggal Ika di Washington DC

Kompas.com - 14/10/2017, 08:48 WIB
(Dari kiri) Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan sutradara Livi Zheng menjadi pembicara dalam 2017 Annual Meetings of the World Bank Group and the IMF Global Media Gathering di World Bank Headquarter di Washington DC, AS, Kamis (12/10/2017). Dok. Livi Zheng(Dari kiri) Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan sutradara Livi Zheng menjadi pembicara dalam 2017 Annual Meetings of the World Bank Group and the IMF Global Media Gathering di World Bank Headquarter di Washington DC, AS, Kamis (12/10/2017).
EditorKistyarini

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sutradara muda Livi Zheng menjadi salah satu pembicara dari Indonesia pada acara 2017 Annual Meetings of the World Bank Group and the IMF Global Media Gathering yang diadakan di World Bank Headquarter, Washington D.C. Kamis (12/10/2017).

Tokoh lain yang mewakili Indonesia adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

Dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (13/10/2017), Livi Zheng, yang sudah berkiprah di Hollywood, memperkenalkan konsep Bhineka Tunggal Ika, dalam acara tersebut.

Livi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau dan lebih dari 300 suku yang hidup berdampingan dengan keanekaragaman budaya dan kekayaan alam yang melimpah.

Pada acara itu, Livi bercerita tentang Bali, yang disebutnya merupakan pilihan tepat untuk menjadi tuan rumah 2018 Annual Meetings of the World Bank Group and the IMF.

Menurut Livi, warga Bali sangat ramah. Mereka, kata Livi, tidak segan belajar bahasa asing agar siap menerima kedatangan wisatawan dari mancanegara.

Livi menuturkan, ketika dalam kunjungannya ke Bali saat masih kecil, ia melihat warga Bali bisa berbahasa Inggris karena kebanyakan turis berasal dari Australia.

Namun saat ini setiap tahun jutaan orang datang dari berbagai negara di seluruh dunia. Kini ia melihat banyak warga Bali yang bisa berkomunikasi dengan bahasa-bahasa asing lain seperti bahasa Jepang dan Mandarin.

Livi mengatakan, ia berkesempatan menjalani shooting film barunya, Bali: Beats of Paradise, di Bali. Ia merasa beruntung tinggal dan berinteraksi langsung dengan warga setempat.

Pemandangan Bali sangat indah tapi yang paling ia cintai dari negara tempat kelahirannya adalah kebudayaan dan tradisi yang masih kental di kehidupan sehari-hari.

Pada acara itu, Livi mempertunjukkan teaser film Bali: Beats of Paradise. Film itu bercerita tentang kebudayaan dan gamelan Bali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X