Yang Berbeda dari Anugerah KPI 2017

Kompas.com - 20/10/2017, 16:56 WIB
Jumpa pers Anugerah KPI 2017 di Gedung KPI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJumpa pers Anugerah KPI 2017 di Gedung KPI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan hadir kembali tahun ini. Pada penyelenggaraannya yang ketujuh nanti di Studio 6 Emtek City SCTV, Jakarta Barat, Sabtu (28/10/2017), KPI akan memberikan sesuatu yang berbeda.

Ketua Panitia Anugerah KPI 2017, Nuning Rodiyah, dalam jumpa pers di Gedung KPI Pusat, Jumat (20/10/2017), mengatakan bahwa akan ada beberapa kategori baru dalam Anugerah KPI.

"Tahun ini ada kategori baru yaitu Program Peduli Perempuan dan Penyandang Disabilitas. Terus ada kategori yang belum ada tahun-tahun sebelumnya itu adalah kategori Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran," ujar Nuning.

Penambahan dua kategori tersebut bertujuan agar program televisi dan radio menghargai atau ramah terhadap perempuan serta penyandang disabilitas.

Sedangkan untuk kategori Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran, lanjut Nuning, tujuannya menstimulasi pemprov memantapkan regulasi penyiaran. Sehingga tidak bermunculan lembaga penyiaran yang ilegal di daerah-daerah.

"Lalu sekarang kategori Program Drama Seri kami pisahkan menjadi drama seri dan FTV atau non drama seri," kata Nuning.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir adalah kategori program perbatasan yang kini menjadi Program Perbatasan dan Daerah Tertinggal.

"Karena temanya Persembahan Anak Bangsa untuk Satu Indonesia, tentu tidak hanya daerah perbatasan tapi juga ada daerah tertinggal. Tujuannya ada awareness dari pemerintah agar hadir untuk menyelesaikan program-program perbatasan dan daerah tertinggal," ujar Nuning.

Ada jurinya berjumla 27 orang yang terdiri dari komisioner KPI Pusat, para ahli yang kompeten untuk semua kategori. Lalu, untuk kategori anak, Anugerah KPI 2017 menghadirkan pihak KPAI dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Sedangkan, untuk kategori drama ada dari kalangan pengamat film, produser, dan sutradara film.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X