Jason David Frank: Power Rangers Tidak Pernah Berhenti

Kompas.com - 28/10/2017, 20:03 WIB
Si ranger hijau dalam serial Mighty Morphin Power Rangers (1993), Jason David Frank, berpose di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (27/10/2017). Kehadiran Jason di Jakarta untuk mengikuti gelaran Indonesia Comic Con 2017 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 28-29 Oktober 2017. KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanSi ranger hijau dalam serial Mighty Morphin Power Rangers (1993), Jason David Frank, berpose di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (27/10/2017). Kehadiran Jason di Jakarta untuk mengikuti gelaran Indonesia Comic Con 2017 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 28-29 Oktober 2017.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Jason David Frank tidak menyangka bahwa serial Mighty Morphin Power Rangers (1993) yang dibintanginya akan menuai sukses di seluruh dunia.

Bahkan, berbagai serial yang menyerupai Power Rangers juga merebak di seluruh penjuru dunia dengan membuat serial para rangers.

Hal itu diungkapkan oleh Jason dalam wawancara grup yang diikuti oleh Kompas.com di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (28/10/2017).

"Kalian lihat 25 tahun kemudian Power Rangers tidak pernah berhenti tayang di seluruh dunia. Bahkan saat ini Power Ranger sudah menjalani 2.500 episode," kata Jason.

[Baca juga : Ranger Hijau Ubah Hidup Jason David Frank yang Dulu Pas-pasan ]

Dalam musim pertama serial Mighty Morphin Power Rangers, Jason memerankan rangers hijau. Ia mengaku sangat bahagia bahwa serial yang pernah dibintanginya begitu populer di seluruh dunia sampai saat ini.

"Menjadi bagian dari Power Rangers membuatku sangat bahagia. Saya sangat senang karena Power Ranger menjadi salah satu acara anak terbesar di dunia. Itu yang membuat saya bahagia," kata dia.

Padahal Jason sempat berpikir bahwa serial yang diperankannya tidak akan bertahan begitu lama dan populer.

"Pada awalnya saya sempat berpikir bahwa Power Ranger akan berakhir cepat. Terlebih ranger hijau, karena pada awalnya karakter ranger hijau seharusnya tidak ada," ucapnya.

Adapun kehadiran Jason di Jakarta dalam rangka mengikuti rangkaian kegiatan Indonesia Comic Con 2017 yang diselenggarakan oleh ReedPOP melalui Reed Panorama Exhibition (RPE).

Digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 28-29 Oktober 2017, Jason akan bercengkrama dengan para penggemar di Indonesia lewat sesi talkshow sekaligus mempertontonkan kostum Ranger Hijau.

[Baca juga : Penggemar Ranger Hijau Bikin Jason David Frank Bahagia]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X