Reza Rahadian Enggan Disebut Aktor Spesialis Tokoh Nyata

Kompas.com - 04/11/2017, 16:33 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com- Artis peran Reza Rahadian buka suara tentang dirinya yang disebut sebagai aktor spesialis tokoh nyata.

"Selama saya berkarier ada 40-an film kali ya, yang tokoh asli mungkin cuma empat film, Rudy Habibi dan Ainun itu kan satu kesatuan cerita, total tiga tokoh, jadi enggak spesialis juga sih," kata Reza ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (4/11/2017).

Reza juga menjelaskan adanya perbedaan yang ia rasakan saat memerankan tokoh asli dengan tokoh fiksi.

"Pasti (beda) ya, karena interpretasi dan pendekatan ke karakternya udah pasti berbeda, kalau tokoh yang nyata, saya bisa lebih melihat figurnya, karena ada role model-nya lah," ujar bintang film 3 Srikandi itu.

"Tapi kalau fiksi, biasanya itu interpretasi seorang aktor dan lebih banyak di imajinasi 'oh kira-kira begini deh' kayak misalnya bossman (dalam film My Stupid Boss) kan bisa dibilang bukan karakter nyata, itu karakter yang sengaja diciptakan. Nah saya coba masukan beberapa elemen sehingga tubuh, bentuk dan logat dan segala macam, orang bsia nangkep kalau itu bossman banget," sambungnya menjelaskan.

[Baca juga : Reza Rahadian: Panggung Memberi Saya Ruang untuk Melepas Penat]

Menurut Reza, semua tokoh yang ia perankan termasuk tokoh nyata memiliki kesulitannya masing-masing.

"Semuanya  sulit sebenarnya, karena semuanya rata-rata tokoh-tokah yang saya perankan adalah tokoh yang punya keunikan dan ciri khas yang kental banget," pungkas Reza.

"Kita sama-sama tau lah ya, Eyang Habibie karakternya seperti apa, punya ciri khas sekali, kemudian Tjokroaminoto juga punya kekhasannya sendiri. Tentu semua punya tingkat kesulitan masing-masing," tambahnya.

[Baca juga : Tak Masuk Nominasi FFI 2017, Reza Rahadian Justru Masuk Nominasi PIFFA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.