Jeremy Thomas: Axel Sadar Banyak Teman yang Harus Ditinggalkan

Kompas.com - 13/11/2017, 17:28 WIB
Jeremy Thomas memamerkan baju hasil rancangan putranya Axel saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (13/11/2017). KOMPAS.com/IRA GITAJeremy Thomas memamerkan baju hasil rancangan putranya Axel saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (13/11/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com- Artis peran dan presenter Jeremy Thomas mengakui bahwa kasus dugaan pembelian narkoba yang menjerat putranya Axel Matthew Thomas banyak memberi pelajaran.

Hal itu dia katakan saat diwawancarai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (13/11/2017).

"Tapi melalui peristiwa ini, ya kami banyak belajar lah. Bahwa siapa yang teman, siapa yang betul- betul lingkungan yang baik, dan rasanya putra saya Axel juga memetik banyak," kata Jeremy.

Bahkan kepada Jeremy, Axel juga menyebutkan bahwa dirinya menyadari ada teman-teman yang membawa pengaruh tak baik bagi dirinya dan harus ia tinggalkan.

"Dia juga katakan bahwa dia sadar banyak teman-teman yang menurut dia harus ditinggalkan," ucapnya.

[Baca juga : Jeremy Thomas Ungkap Rencana Axel Setelah Bebas]

Pria kelahiran 31 Juli 1971 itu menegaskan, tidak mudah baginya sebagai orangtua untuk menngendalikan lingkungan di mana putra-mutrinya bergaul.

"Dari dulu kami memang sudah protektif, tapi seperti yang saya katakan berkali-kali, menjaga lingkungan itu yang sangat sulit, karena itu di luar kontrol dari keluarga," ucap Jeremy.

Jeremy menambahkan, kini Axel ingin membuktikan kepada bannyak orang bahwa dirinya masih berkarya.

"Dia ingin membuktikan kepada fans dan seluruhnya, bahwa Axel adalah putra yang produktif, masih aktif dan masih menghasilkan karya. Itu yang selalu Axel bilang," tambahnya.

[Baca juga : Putra Jeremy Thomas Dituntut 6 Bulan Penjara]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X