Syifa Hadju Tunda Pendidikan karena Berkaca pada Masa Lalu

Kompas.com - 11/12/2017, 12:31 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Syifa Hadju merupakan salah seorang pelaku hiburan yang memilih menunda pendidikannya untuk fokus berkarier.

Ditemui dalam kunjungannya ke redaksi Kompas.com di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, baru-baru ini, Syifa mengaku keputusanya itu dipengaruhi oleh masa lalu.

"Karena aku udah ngerasain pas SMA tuh terganggu banget (pendidikan). Aku kelas 1 dan 2 SMA, formal. Kelas tiga homeschooling. Aku ngerasa kayak ilmu yang harusnya aku dapat  segini (banyak), jadi berkurang gara-gara terganggu (pekerjaan)," ujarnya.

Karena itu, pemain sinetron Mermaid in Love ini tak mau lagi apa yang terjadi saat duduk di bangku SMA, terjadi lagi di perguruan tinggi. Jika nanti jadi mahasiswa, Syifa ingin benar-benar fokus tanpa diganggu urusan pekerjaan.

"Aku penginnya kalau aku kuliah tuh fokus. Nilainya bagus sih (saat homeschooling), tapi yang dicari di sekolah kan bukan nilai bagus doang. Tapi wawasannya, ketemu teman-teman," ucap Syifa.

"Kalau enggak ketemu dan dikasih tugas doang, ya udah bisa nyari di internet. Tapi kan maksud aku masih kurang aja. Jadi penginnya fokus aja gitu kalau kuliah. Enggak mau setengah-setengah atau sampai ngambil cuti (kuliah)," sambungnya.

Baca juga : Syifa Hadju Gugup Beradu Akting dengan Aktor-aktor Kawakan

Lalu mengapa Syifa akhirnya bukan memilih pendidikan, malah fokus berkarier? Itu karena ia merasa peluang pekerjaannya sedang terbuka lebar. Sehingga tak Syifa tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

"Aku enggak langsung masuk kuliah, mungkin dua tahun lagi. Ngejalanin dulu apa yang aku dapat sekarang. Inikan lagi banyak kesempatan dan enggak mungkin aku tinggalin gitu aja kan, sayang," ucap Syifa.

Baca juga : Dua Tantangan Syifa Hadju Saat Jadi Adik Fedi Nuril

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.