Maia Estianty Sering Mengalah dari Juri Indonesian Idol yang Lain

Kompas.com - 13/12/2017, 22:39 WIB
Artis musik Maia Estianty dalam jumpa pers yang digelar di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (13/12/2017) KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Artis musik Maia Estianty dalam jumpa pers yang digelar di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (13/12/2017)
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com--Didapuk menjadi salah satu juri di ajang pencarian bakat Indonesian Idol season 9, membuat artis musik Maia Estianty kebingungan memilih peserta terbaik. Apalagi, setelah babak audisi usai dan masuk ke babak 200 besar.

"Kalau jagoan sih keliatan. Tapi begitu dikecilin jadi 200 peserta, ya bagus-bagus karena pada bisa nyanyi semua," ucapnya dalam jumpa pers yang digelar di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (13/12/2017)

Bahkan untuk menentukan siapa yang lolos ke babak selanjutnya, Maia mengaku sering terlibat perdebatan dengan juri yang lain.

"Karena saya kan satu-satunya produser, kalau yang saya lihat dari kaca mata saya, saya diserang sama tiga juri yang lain," ujarnya.

[Baca juga : Jadi Juri Indonesian Idol 2017, Maia Estianty Santai Dibandingkan dengan Ahmad Dhani ]

Lantaran kalah jumlah, Maia pun akhirnya seringkali memilih untuk mengalah.

"Saya lebih kalah, kadang mereka lihat dari anak band, dari penyanyinya, kalau saya lihat dari segi yang lebih luas," katanya.

[Baca juga : Maia Estianty Cari Penyanyi yang Punya Tiga Kriteria Ini]



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X