Susah Sinyal, Film Paling Menantang bagi Ernest Prakasa

Kompas.com - 15/12/2017, 11:56 WIB
Sutradara film Susah Sinyal, Ernest Prakasa, saat wawancara di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (14/12/2017). Film Susah Sinyal rencanannya akan diputar di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 21 Desember 2017 mendatang. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSutradara film Susah Sinyal, Ernest Prakasa, saat wawancara di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (14/12/2017). Film Susah Sinyal rencanannya akan diputar di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 21 Desember 2017 mendatang.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com -- Komika dan sutradara, Ernest Prakasa, menyebut film terbarunya, Susah Sinyal, sebagai karya yang paling berat dan sulit.

Sebelumnya, Ernest menyutradarai, menulis skenario, dan ikut membintangi film Ngenest dan Cek Toko Sebelah.

"Ini produksi paling berat yang pernah kami bikin. Pokoknya film ini bisa dibilang tingkat kesulitannya di atas Cek Toko Sebelah lumayan signifikan," katanya saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Dari segi jumlah pemain Susah Sinyal lebih banyak dari dua film sebelumnya, waktu shooting lebih lama, serta medan yang juga berat. Film yang dibintangi Adinia Wirasti itu mengambil lokasi shooting di Sumba, NTT.

"Enggak ada insiden apa-apa karena di sana cukup mengerikam medannya. Kami harus jalan off road di pinggir tebing," ujar Ernest.

"Terus mobil banyak yang keselip, keperosot, tapi akhirmya bisa kami derek keluar. Jadi cukup menegangkan perjalanan di medan-medan tertentu. Puji Tuhan sampai terakhir semua shooting lancar kami sesuai jadwal," sambungnya.

Kesulitan lain adalah cerita Susah Sinyal itu sendiri. Berbeda dari Ngenest dan Cek Toko Sebelah (CTS) yang temanya dekat dengan pengalaman hidup Ernest, Susah Sinyal benar-benar baru baginya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari segi cerita aja jauh lebih sulit. Karena CTS tentang toko, tentang chinese, yang dekat sama aku. Kalau film ini tentang single mom, terus lawyer pula. Aku enggak tahu apa-apa tentang dunia itu. Jadi cukup banyak pelajaran yang harus dikejar dalam film ini," ujar Ernest.

Baca juga : The Overtunes Tiga Kali Jadi Pengisi Soundtrack Film Ernest Prakasa

Film Susah Sinyal berkisah tentang Ellen (Adinia Wirasti), pengacara sukses sekaligus seorang orangtua tunggal, dan putrinya Kiara (Aurora Ribero), seorang remaja 17 berwatak pemberontak. Hubungan keduanya tak akur karena Ellen tak pernah punya waktu untuk Kiara.

Baca juga : Ernest Prakasa: Gue Senang Bisa Ngasih Ruang Buat Gading Marten

Hingga ibunda Ellen, Agatha (Niniek L Karim), terkena serangan jantung yang membuat mereka terguncang. Peristiwa itu kemudian membawa Ellen dan Kiara ke sebuah perjalanan ke Sumba untuk memperbaiki hubungan mereka.

Film Susah Sinyal akan tayang di bioskop-bioskop Tanah Air mulai 21 Desember 2017.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X