Good Morning Everyone: Terinspirasi Bukan Berarti Tiru Sheila on 7

Kompas.com - 19/12/2017, 20:15 WIB
Good Morning Everyone Dok.PRIBADIGood Morning Everyone
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah merilis single "Friendzone" pada Juli 2017 lalu, kali ini band Good Morning Everyone (GME) kembali luncurkan single baru yang berjudul "Tunggu Aku". Lagu ini mengisahkan tentang hubungan jarak jauh yang harus dijalani oleh sepasang kekasih.

"Semacam pesan luapan rindu yang ditulis oleh seseorang kepada pasangannya yang jauh keberadaannya," tulis Good Morning Everyone dalam siaran pers Selasa (19/12/2017).
 
Banyak orang yang bilang nuansa musik, nada, dan lagu ini terdengar seperti single yang telah dirilis band Sheila on 7, tetapi band yang kini beranggota Mochamad Ichsan (vokal), Yuli Perkasa (gitar), Daniel Belza (gitar), Erwin Hadinata (keyboard), dan Gilang Nanda Raharja (drum) menekankan bahwa bukan berarti single "Tunggu Aku" meniru karya Duta dkk.
 
"Tidak dimungkiri bahwa Sheila on 7 merupakan band yang sangat berpengaruh dan menginspirasi banyak musisi atau band, termasuk Good Morning Everyone sendiri," kata Good Morning Everyone.
 
 
Good Morning Everyone selalu menghadirkan unsur musik yang menarik pada setiap lagunya. Khusus single "Tunggu Aku", mereka bereksplorasi dengan suara drum digital dengan sentuhan suara orkestra untuk membuat lagu ini terdengar lebih manis dan lembut sebagai lagu yang bertemakan hubungan jarak jauh.
 
Menjadi satu hal yang menarik karena Good Morning Everyone berani membuat lagu yang berbeda tetapi membawa angin segar dalam single terbaru mereka kali ini.
 
Proses rekaman dilakukan secara mandiri di GME studio dan 4WD studio (Semarang). Proses editing dan mixing dikerjakan langsung oleh Erwin Hadinata, dan untuk mastering ditangani oleh Randy Merrill, senior mastering engineer Sterling Sound, New York.
 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X