Rossa Cetak Sejarah untuk D'MASIV

Kompas.com - 06/02/2018, 21:10 WIB
Rossa dan Rian DMASIV ditemui di sela shooting video klip untuk singel Pernah Memiliki di Karnos Studio, Cibubur, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRossa dan Rian DMASIV ditemui di sela shooting video klip untuk singel Pernah Memiliki di Karnos Studio, Cibubur, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018).
|
EditorIrfan Maullana

CIBUBUR, KOMPAS.com - Penyanyi Rossa mencetak sejarah untuk grup band D'MASIV sebagai vokalis perempuan pertama yang menjadi rekan duet band asal Jakarta itu.

Sebab, selama 15 tahun bermusik, Rian (vokal), Kiki (gitar), Rayyi (bas), Rama (gitar) dan Wahyu (drum) tak pernah sekali pun berkolaborasi dengan penyanyi perempuan dalam proses rekaman.

"Ini lain dari biasanya karena untuk pertama kalinya D'MASIV berduet dengan seorang wanita dan selama ini banyak orang nanya siapa dia dan akhirnya terjawab semua di hari ini," kata Rian saat ditemui di Karno's Studio, Cibubur, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018).

"Jadi kami mengajak salah satu penyanyi yang bisa dibilang saat remaja D'MASIV sangat mengidolakan, terutama gue sih, Teh Ocha (Rossa)," sambungnya.

Mereka berduet dalam lagu "Pernah Memiliki" dan baru memulai proses shooting klip videonya hari ini. Lagu tersebut merupakan singel dari album keenam mereka yang akan dirilis tahun ini.

"Rencananya karena akan menyambut 15 tahun D'MASIV, mungkin di awal Maret kami akan rilis lagu ini. Kami menandai 15 tahun dengan merilis lagu ini dan ada rencana konser juga sih. D'MASIV di industri musik 10 tahun, tapi usianya sudah 15 tahun," kata Rian.

Baca juga : Rian DMASIV Dapat Royalti Tinggi dari Hidup Untukmu, Mati Tanpamu

Pemilik nama lengkap Rian Ekky Pradipta itu menceritakan awal mula tercetus ide mengajak Rossa berduet. Ayah anak satu ini mengaku menggemari lagu dan suara Rossa sejak zaman masih SMP.

Kemudian, saat Rian masuk industri musik bersama D'MASIV, ia mulai mengenal Rossa. Hingga pada 2016 lalu, pelantun "Tegar" itu meminta Rian menciptakan lagu untuknya.

"Terus akhir 2017, pas lagi nyiapin album keenam, D'MASIV ada satu lagu yang kayaknya harus ada penyanyi ceweknya dan waktu itu kami enggak mikir orang lain lagi, kami pengin nawarin Teh Ocha untuk bisa berduet di lagu ini," ujar Rian.

Mereka lalu menghubungi Rossa dan gayung pun bersambut setelah pelantun "Tegar" itu mendengarkan terlebih dulu lagu "Pernah Memiliki"

"Teh Ocha bilang pengin dengerin lagunya dulu ya. Akhirnya aku kirimin lagunya. Dan ternyata Teh Ocha kayaknya jawabnya enggak lama juga sih, mau katanya," kata Rian.

Jika duet ini menjadi yang pertama bagi D'MASIV, untuk Rossa kolaborasi tersebut adalah yang kedua.

"Diajakin sama Rian buat kolaborasi sama D'MASIV, lagunya enak jadi aku pikir ayo kita kolaborasi. Ini band kedua, yang pertama Ungu. Aku jarang banget kan kolaborasi sama orang lain, band tuh cuma dua yang aku keluarkan single waktu sama Ungu dan kali ini sama D'MASIV," kata Rossa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X