Sutradara Black Panther Berterima Kasih lewat Surat Terbuka

Kompas.com - 21/02/2018, 10:48 WIB
Sutradara Black Panther, Ryan Coogle, (kiri) berpose bareng aktor Chadwick Boseman di pemutaran perdana di Eropa film Black Panther di London, Inggris, pada 8 Februari 2018. AFP PHOTO / TOLGA AKMENSutradara Black Panther, Ryan Coogle, (kiri) berpose bareng aktor Chadwick Boseman di pemutaran perdana di Eropa film Black Panther di London, Inggris, pada 8 Februari 2018.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesuksesan yang diraih film Black Panther pada pekan pertama penayangannya membuat sang sutradara, Ryan Coogler, begitu bersyukur.

Melalui akun Instagram Marvel Studios, @marvelstudios, Coogler pun menulis surat terbuka untuk mengucapkan terima kasih. Surat itu ia tujukan kepada semua pihak yang telah mendukung film Black Panther.

Sutradara film Black Panther, Ryan Coogler, menulis surat terbuka yang ditujukan kepada semua pihak yang membuat film tersebut sukses.Instagram/Marvel Studios Sutradara film Black Panther, Ryan Coogler, menulis surat terbuka yang ditujukan kepada semua pihak yang membuat film tersebut sukses.
"Bagi para pemilik bioskop, orang-orang yang bercerita di media sosial tentang betapa kerennya film ini, bicara tentang para pemeran kami yang hebat, memilih pakaian yang tepat dan yang mengantre di bioskop di seluruh dunia- bahkan sebelum menonton film ini...," tulis Coogler seperti dikutip Kompas.com, Rabu (21/2/2018).

"Kepada pers yang menulis tentang film ini untuk orang-orang yang belum melihatnya, dan mendorong mereka untuk menonton. Dan kepada anak-anak muda, yang menonton bersama orangtua, mentor, dan teman mereka...," lanjutnya.

"Terima kasih telah memberi tim pembuat film kami sebuah hadiah terbesar: Kesempatan untuk berbagi film ini, bahwa kami menuangkan hati dan jiwa kami, bersamamu," tulis Coogler lagi.

Sebelum menutup surat terima kasihnya, Coogler mengaku terharu akan apresiasi berbagai pihak pada karyanya dan tim.

"Produksi film seperti kerja tim. Dan tim kami terdiri dari orang-orang luar biasa dari seluruh dunia yang percaya pada cerita ini. Jauh di lubuk hati kami semua berharap bahwa orang-orang akan datang untuk menonton sebuah film tentang sebuah negara fiksi di Afrika, yang diperankan warga keturunan Afrika," tulisnya.

"Kami tidak pernah membayangkan bahwa Anda memberi respons sebagus ini. Saya tersanjung orang-orang mau mengeluarkan uang untuk menonton film kami," kata Coogler.

Sutradara berusia 31 tahun itu mengatakan ia dan istrinya sangat terharu melihat penonton dari berbagai latar belakang dan mengenakan busana tradisional masing-masing berdiri di samping poster Black Panther atau bahkan berjoget di lobi bioskop.

Ryan Coogler, yang pada awal surat mengaku sulit menyusun rangkaian kata untuk suratnya itu, menutup surat terbuka itu dengan tulisan "Wakanda Forever".

Sebelumnya diberitakan, menurut penghitungan comScore, film Black Panther diperkirakan bakal mengumpulkan perolehan total 387 juta dollar atau sekitar Rp 5,1 triliun dari pemutarannya sepanjang akhir pekan kemarin.

Baca juga : Black Panther Tumbangkan Mitos Hollywood

Black Panther juga menjadi film terlaris yang dibesut sutradara berkulit hitam dan menampilkan sebagian besar pemain berkulit hitam.

Rekor sebelumnya dipegang oleh Straight Outta Compton yang meraup total 214 juta dollar sepanjang masa putarnya di seluruh dunia pada 2015.

Film Black Panther menampilkan Chadwick Boseman, Michael B Jordan, Lupita Nyong'o, Martin Freeman, dan Sterling K Brown.

Baca juga : Black Panther Kuasai Box Office AS Minggu Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X