Nadine Chandrawinata Ajak Masyarakat Peduli Sampah

Kompas.com - 25/02/2018, 16:55 WIB
Nadine Chandrawinata bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian LHK Rosa Vivien Ratnawati di Simpang Lima Semarang, Minggu (25/2/2018) Kompas.com/Nazar NurdinNadine Chandrawinata bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian LHK Rosa Vivien Ratnawati di Simpang Lima Semarang, Minggu (25/2/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Aktris Nadine Chandrawinata mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Hal itu disampaikan Putri Indonesia 2005 itu ketika hadir di acara car free day di Kota Semarang, Minggu (25/2/2018).

"Kita harus menjaga lingkungan agar tetap bersih. Ini diingatkan kembali kesadarannya," kata Nadine.

Ia pun berkeliling kawasan Simpang Lima, Semarang, untuk mengajak warga memungut sampah di sekitarnya. Gerakan itu disebut sebagai patroli sampah.

Nadine mengatakan, gerakan peduli sampah diperlukan untuk menghilangkan stigma Indonesia sebagai negara penghasil sampah terbesar kedua. Seharusnya prestasi Indonesia bukan sebagai penghasil sampah, melainkan di prestasi yang lainnya.

Oleh karenanya, ia bersama Kementerian Linngkungan Hidup dan Kehutanan mengingatkan masyarakat untuk peduli sampah. Caranya, dilakukan dengan mengurangi penggunaan plastik setiap harinya.

"Apa yang kita lakukan untuk mengurangi sampah? Misalnya caranya sederhana, membawa tas sendiri ketika di minimarket, untuk mengurangi plastik," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya lainnya misalnya tidak menggunakan sedotan ketika minum, atau menggunakan plastik di tong sampah. Warga juga diingatkan untuk tidak menggunakan botol plastik.

"Jadi, jika itu yang dilakukan tiap hari, hal sederhana bisa menjadi hal besar," ucapnya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian LHK Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, kampanye peduli sampah dikampanyekan selama tiga bulan hingga 21 April 2018.

Baca juga : Nadine Chandrawinata Belajar Kehidupan dari Laut

Hingga 23 Februari 2018, kampanye peduli sampah telah berlangsung di 20 provinsi dengan pelibatan 1.886.816 orang.

Dari gerakan itu telah terkumpul sampah sebanyak 823.656 Kg. 67 persen atau 556.276 kg dapat diolah, sisanya dibuang ke tempat pembuangan akhir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X