Polisi Akan Periksa Ketua RT dan Satpam Kompleks Rumah Tessa Kaunang

Kompas.com - 04/04/2018, 18:07 WIB
Tessa Kaunang (tengah) didampingi kuasa hukumnya Irsan Gusfrianto (kanan) dan kerabatnya (kiri) menjalani pemeriksaan berkait laporan dugaan pencemaran nama baik terhadap Sandy Tumiwa di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGTessa Kaunang (tengah) didampingi kuasa hukumnya Irsan Gusfrianto (kanan) dan kerabatnya (kiri) menjalani pemeriksaan berkait laporan dugaan pencemaran nama baik terhadap Sandy Tumiwa di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa ketua RT dan satpam komplek tempat tinggal artis peran Tessa Kaunang.

Mereka akan dibawa sebagai saksi dari pihak Tessa yang melaporkan mantan suaminya, Sandy Tumiwa, atas tuduhan pencemaran nama baik.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Tessa, Irsan Gusfrianto.

"Ini kan masih tahap penyelidikan, klarifikasi, selanjutnya pihak RT sama sekuriti yang jaga rumah Mbak Tessa yang diperiksa," kata Irsan setelah mendampingi Tessa menjalani pemeriksaan terkait laporannya itu di Polda Metro Jaya, Rabu (4/4/2018).

Setelah itu, menurut Irsan, kemungkinan penyidik bakal memanggil Sandy untuk memberikan keterangan. "Mungkin terakhir Sandy sebagai terlapor," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemikiran pihaknya, Sandy menyambangi rumah Tessa pada Januari lalu kemudian menyebarkan dugaan fitnah hanya karena satu alasan.

Baca juga : Kepada Polisi, Tessa Kaunang Jelaskan Dugaan Fitnah oleh Sandy Tumiwa

"Jadi kalau kami sangkut pautkan sama gugatan hak asuh anak akan terlihat bahwa ini direkayasa sedemikian rupa biar bisa dijadikan dalil untuk mengajukan gugatan hak asuh anak. Biar seolah klien kami ini bukan ibu yang baik," ucap Irsan.

Baca juga : Tessa Kaunang Lelah atas Kelakuan Sandy Tumiawa

Diberitakan sebelumnya, Sandy mengklaim telah menggerebek rumah Tessa karena mencurigai ada pria yang sering menginap di sana.

Menanggapi itu, Tessa kemudian melaporkan Sandy ke Polda Metro Jaya, Sabtu (3/2/2018), atas tuduhan pencemaran nama baik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X