Tohpati Kawinkan Gitar dan Kendang di Bentara Budaya Jakarta

Kompas.com - 12/04/2018, 22:23 WIB
Tohpati dan Endang Ramdan tampil di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Kamis (12/4/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGTohpati dan Endang Ramdan tampil di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Kamis (12/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Desember 2017 lalu, gitaris kawakan Tohpati sukses mengawinkan permainan gitar akustiknya dengan tabuhan kendang Endang Ramdan di Milan, Italia.

Kini, Tohpati mempertemukan lagi gitar dan kendang di panggung Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (12/4/2018) malam.

Pria kelahiran 25 Juli 1971 ini memulai aksinya dengan tampil solo terlebih dulu. Ia membawakan sekitar lima atau enam komposisi dari album terbarunya, Bias. Di antaranya "Selaras" dan "Bias".

Selanjutnya, ia memanggil rekannya Endang Ramdan ikut bergabung dengannya di panggung. Mereka berdua pun beraksi memainkan enam lagu.

[Baca juga : Tohpati Gelar Konser Akustik untuk Rayakan Perilisan Album ke-12 ]

Dari komposisi-komposisi orisinil ciptaan Tohpati, seperti "Mahabarata", hingga lagu-lagu daerah. Ada lagu "Gembala" juga lagu anak-anak berjudul "Layang-layang".

"Karena main dengan alat musik tradisi, enggak ada salahnya aku mengambil lagu-lagu tradisi. Yang jelas pasti harus dikemas lagi, harus diaransemen lagi, gimana caranya kami mainnya enjoy, penonton juga enjoy," ucap Tohpati kepada Kompas.com.

"Aku main dengan kendang tuh udah sering sih. Tapi format duo baru-baru aja. Ini perform yang ketiga. Pertama kali perform berdua di Bandung. Kedua, di Milan Italia. Terus ini yang ketiga," lanjutnya.

[Baca juga : Tohpati: Lagu Anak Harus Disesuaikan karena Zaman Berganti ]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X