Falcon dan MAX Gugat Penulis Naskah Asli Film "Benyamin Biang Kerok"

Kompas.com - 17/04/2018, 20:21 WIB
Syamsul Fuad, penulis cerita asli film Benyamin Biang Kerok, setelah menghadiri sidang mediasi kedua kasus dugaan pelanggaran hak cipta film tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGSyamsul Fuad, penulis cerita asli film Benyamin Biang Kerok, setelah menghadiri sidang mediasi kedua kasus dugaan pelanggaran hak cipta film tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah produksi Falcon Pictures menggugat Syamsul Fuad, penulis cerita film  Benyamin Biang Kerok versi asli, yang dirilis pada 1972.

Gugatan perdata itu diajukan atas nama produser HB Naveen dari PT Falcon Pictures melalui kuasa hukumnya, Lydia Wongsonegoro, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018).

"Iya betul (ajukan gugatan). Hari ini (berkas perkara) dimasukin (ke PN Jakarta Pusat)," ujar Lydia saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam.

Lydia mengatakan, pernyataan Syamsul soal pengakuannya sebagai pemegang hak cipta dan menuntut royalti film Benyamin Biang Kerok versi rilisan 2018 ke PN Jakarta Pusat merugikan Falcon Pictures.

"Selama ini berbicara di media seolah-olah dia punya hak, itu merugikan Falcon. Jadi ada perbuatan hukum yang dilakukan. Dia kan belum ditetapkan sebagai orang yang berhak, tapi sudah ngomong enggak karuan kan?" kata Lydia.

"Mungkin satu rupiah atau gimana," jawab Lydia saat ditanyai tuntutan materil dan immateril dalam tuntutannya.

Tak hanya Falcon Pictures, rumah produksi MAX Pictures juga mengajukan gugatan kepada Syamsul. Berkas gugatan sudah masuk ke PN Jakarta Pusat pekan lalu dengan penggugat produser Ody Mulya Hidayat dari PT MAX Pictures.

"Pengacara saya yang ngajuin. Pekan lalu pengacara saya sudah ke sana," ujar Ody saat dihubungi Kompas.com pada Selasa malam.

Baca juga: Diduga Langgar Hak Cipta Benyamin Biang Kerok, Ini Jawaban Falcon Pictures

Ody menjelaskan, gugatan ini diajukan sebagai balasan atas gugatan Syamsul kepada dirinya dan MAX Pictures di pengadilan.

"Saya ingin meng-counter saja bahwa itu enggak benar, dia ngomong tentang hak cipta. Itu aja. Dia enggak berhak ngomong itu. Saya enggak tuntut uang mereka, saya enggak cari uang, saya ingin menyuarakan keadilan aja," ujarnya.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X