Usai Berakting di Panggung, Ariel Tatum Minta Maaf

Kompas.com - 02/06/2018, 11:19 WIB
Ariel Tatum bersama para pemeran pementasan Langit 7 Bidadari di Teater Garuda, TMII, Jakarta Timur, Jumat (1/6/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAriel Tatum bersama para pemeran pementasan Langit 7 Bidadari di Teater Garuda, TMII, Jakarta Timur, Jumat (1/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ariel Tatum meminta maaf ketika selesai mementaskan lakon Langit 7 Bidadari di Teater Garuda, TMII, Jakarta Timur, Jumat (1/6/2018).

"Ini pertunjukan teater pertama saya. Jadi kalau misal ada kekurangan, saya minta maaf," ucap Ariel seraya tersenyum usai acara.

Dalam pementasan tentang kisah Jaka Tarub itu, Ariel tak hanya berakting dan berdialog untuk perannya sebagai salah satu dari tujuh bidadari. Perempuan berambut panjang ini juga didaulat untuk bernyanyi.

"Deg-degan sih. Karena aku pertama kali main teater, terus aku harus nyanyi di akhir acara," ujar Ariel.

Tak cuma itu, ia juga harus beradu akting dengan para pesohor hiburan yang jam terbangnya sudah tinggi. Di antaranya, aktris Ririn Ekawati, presenter Indy Barends, Ersa Mayori, penyanyi Ashanty, aktor Samuel Rizal, dan aktris senior Jajang C Noer.

"Udah pada profesional semua, tapi aku sangat bersyukur aku dikelilingi bidadari-bidadari cantik ini, hehehe," kata Ariel sambil melirik Ersa dan Indy.

Dengan jadwal latihan yang sangat singkat, mereka total hanya berlatih sebanyak empat kali, termasuk gladi resik sebelum pertunjukan.

"Itu benar-benar all pressure banget jadi satu sih. Benar-benar deg-degan banget, dengan waktu yang singkat. Aku tahu tuh dua minggu sebelum acara banget, benar-benar shocked," ujar Ariel.

"Tapi aku senang banget rasanya dipercaya banyak orang ikut pementasan ini. Aku senang bisa jadi bagian dari ini," tambahnya.

Baca juga: Setop Makan Nasi, Ariel Tatum Tak Lagi Merasa Cepat Lelah



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X