Shooting dengan Bahasa Isyarat, Armand Maulana Gugup Sampai Keringatan

Kompas.com - 07/06/2018, 11:59 WIB
Armand Maulana ditemui sesudah ambil bagian dalam jumpa pers peluncuran klip video lagu Cahaya dalam Sunyi di kawasan Kuningan,  Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018). KOMPAS.com/IRA GITAArmand Maulana ditemui sesudah ambil bagian dalam jumpa pers peluncuran klip video lagu Cahaya dalam Sunyi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis band GIGI Armand Maulana (47) menjadi salah satu dari 33 artis musik yang dilibatkan dalam lagu "Cahaya dalam Sunyi".

Armand bercerita bahwa ia gugup sampai keringatan menjalani shooting klip video lagu tersebut, karena sebelumnya tidak tahu bahwa klip video itu akan menggunakan bahasa isyarat.

"Nah, itu dia. Kalau Andien kan dari pertama sudah tahu ada pembuatan video clip dengan bahasa isyarat. Kalau gue, enggak dikasih tahu sama sekali," ucap Armand ketika ditemui usai jumpa pers peluncuran klip video lagu "Cahaya dalam Sunyi" di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

Baca juga: Menyanyikan Cahaya Dalam Sunyi, Hati Andien Bergetar

Armand pun terkejut ketika diminta belajar bahasa isyarat dalam waktu singkat.

"Tahu-tahu, pas selesai rekaman, enggak boleh pulang karena ada shooting bahasa isyarat, Kaget juga gue," ceritanya.

"Kelihatannya 'kan gerakannya itu cuma begitu doang. Tapi, pas shooting, lumayan cukup memakan waktu sih, sampai 15-20 menit, cukup keringetan juga," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Armand Maulana Tunggu Waktu Tepat untuk Luncurkan Album Solo

Lagu "Cahaya dalan Sunyi" dicipta oleh Archie Wirija bersama Rilla Lusiana.

Lagu itu disajikan bagi para penyandang tunarungu supaya bisa merasakan makna dan suasana menyambut Idul Fitri dengan mengumandangkan takbir. Oleh karena itu, bahasa isyarat digunakan untuk klip video lagu tersebut.

Baca juga: Akan Ada Edisi Khusus Dilan 1990 untuk Penyandang Tunarungu

Menurut Armand Maulana, bahasa isyarat harus dilakukan dengan mimik wajah yang tepat dalam klip video itu, agar para penyandang tunarungu bisa menerima pesan yang ingin disampaikan lagu tersebut.

"Karena ini kan bahasa isyarat ya. Kalau ekspresinya tidak tepat, nanti teman-teman yang tuli tidak mengerti dong maksud dari lagu yang ingin kita sampaikan. Ya, saya peragain yang bagian bait saya dan Allahu Akbar," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X