Iis Dahlia Juga Pasang Kriteria 'Sedep' untuk Para Peserta KDI 2018

Kompas.com - 11/07/2018, 20:10 WIB
Iis Dahlia ditemui dalam jumpa pers Berkah Cinta Ramadhan di MNC TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/5/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGIis Dahlia ditemui dalam jumpa pers Berkah Cinta Ramadhan di MNC TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi dangdut Iis Dahlia (46) memasang tiga kriteria yang harus dipenuhi oleh para peserta audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018.

"Suara yang bagus, look yang oke, dan attitude juga yang kami ingin tahu, sikap mereka," ujar salah satu juri KDI 2018 ini dalam jumpa pers KDI 2018 di MNC Tower I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/7/2018).

Kriteria vokal, pelantun lagu "Payung Hitam" ini menaruhnya di posisi utama. Menurut ia, seorang pernyanyi harus memiliki suara yang bagus dan unik.

Baca juga: Ayu Ting Ting Mengaku Jadi Anak Bawang di KDI 2018

"Selain itu, ini kan program televisi. Selain vokal, kami juga cari yang sedep (untuk dipandang). Kan ada orang yang kayak saya, biasa aja (wajahnya), tapi sedep," tuturnya lalu tertawa.

"Kalau attitude kami nilai banget. Kalau seumpama attitude jelek, kami enggak mau banget. Kalau misal mukanya pas kami kasih tahu malah cemberut terus, oh ini enggak bagus. Dia harus siap dengan tantangan di industri musik," sambungnya.

Baca juga: Pedangdut Novi KDI Siap dengan Lagu Sekuel

Iis Dahlia juga bercerita bahwa ia menemukan bibit-bibit penyanyi dangdut yang memiliki bakat yang bagus dan tampilan menarik ketika ia melakukan audisi para peserta di Palembang, Medan, dan Banjarmasin.

"Kemarin saya ke sana, mereka bagus-bagus banget. Itu belum matang ya, nanti kalau sudah dikarantina akan tambah keren lagi," katanya,

Baca juga: Dewi KDI Melirik Lagu Dangdut Berbahasa Inggris

KDI 2018 akan mulai dilangsungkan pada 16 Juli 2018.

Delapan kota besar berpartisipasi dalam ajang tersebut. Kota-kota itu adalah Makassar, Medan, Semarang, Surabaya, Palembang, Banjarmasin, Bandung, dan Jakarta.

Dari audisi itu, akan ada 20 kontestan yang akan bertarung dalam kontes tersebut. Mereka akan memperebutkan hadiah sebesar Rp 1 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X