Irama, Label Rekaman Pertama Indonesia setelah Merdeka

Kompas.com - 28/07/2018, 15:00 WIB
Album Hanja Ada Satu-Oslan Husein, rekaman Irama era 1960-an, antara lain memuat lagu Tahu Tempe, Lebaran. Album Mari Bersukaria dengan Irama Lenso dengan tangan Bung Karno bertanggal 14 April 1965. Arsip Kompas/Koleksi DiantoAlbum Hanja Ada Satu-Oslan Husein, rekaman Irama era 1960-an, antara lain memuat lagu Tahu Tempe, Lebaran. Album Mari Bersukaria dengan Irama Lenso dengan tangan Bung Karno bertanggal 14 April 1965.

Irama Record berdiri

Pada 1951, berdirilah sebuah perusahaan rekaman pertama setelah kemerdekaan yang bernama "Irama".

Perusahaan rekaman ini dimiliki oleh seorang perwira Angkatan Udara RI, Soejoso Karsono atau dikenal Mas Jos.

Jos mendirikan perusahaan ini berawal dari kegemarannya mengoleksi berbagai rilisan piringan hitam dari berbagai negara.

Dari hobi ini, ia juga saling bertukar info mengenai bisnis rekaman dari para pengusaha rekaman dari banyak negara.

Awal berdiri, Irama Record bermarkas di garasi rumah Jos seluas 2x3 meter di Jalan H Agus Salim No 65 dan di Jalan Besuki No 23, Jakarta. 

Musik-musik yang diproduksi Irama Record sangat beragam, dari jazz, pop, keroncong, gambang kromong, kasidah, gambus, serta lagu-lagu daerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melalui Irama, peredaran produk rekaman musik beredar di Tanah Air.

Penyanyi Indonesia era itu juga melakukan rekaman di Irama Record, di antaranya, Nick Mamahit, Mus Mualim, Bing Slamet, Sam Saimun, Titiek Puspa, Nien Lesmana hingga Koes Bersaudara.

Musisi pertama yang direkam oleh Irama Record adalah pianis jazz Nick Mamahit bersama trio yang terdiri atas Dick Label, Dick van der Capellen, dan Max Van Dalm dengan album Sarinande.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X