Kisah Rano Karno dan Film "Si Doel Anak Betawi" 1973...

Kompas.com - 02/08/2018, 17:03 WIB
Rano Karno dalam Si Doel Anak Betawi pada 1973 Dok. KOMPAS/IstimewaRano Karno dalam Si Doel Anak Betawi pada 1973

Mereka yang sudah menonton Si Doel Anak Betawi, disebut "ketagihan" lagu ini.

Baca juga: Si Doel The Movie Dapat Dua Penghargaan MURI

Dikisahkan pula, saat wartawan Kompas, mewawancarai Rano di rumah keluarganya, kawasan Tebet Timur Kecil, Jakarta, berbagai cerita soal film yang dibintanginya meluncur dari Rano.

Rano, yang saat itu memakai celana jins, kaus lengan panjang biru gelap, mengisahkan, Si Doel Anak Betawi menjadi film yang paling senang ia perankan. Mengapa?

"Sebab di sana mainnya main biasa saja, Om. Kayak sehari-hari saja. Lari-lari, berantem, nyanyi-nyanyi. Teman mainnya juga anak-anak," kata Rano.

Di film-film sebelumnya, Rano lebih banyak mendapatkan lawan main orang dewasa.

Dan, Sjuman Djaja lah yang menjadi sutradara pertama yang membuat Rano pertama kali mendapatkan peran utama.

Sebelumnya, Rano pertama kali main film dalam "Lewat Tengah Malam", memerankan Lono (Rachmat Hidayat) kecil. Film ini juga disutradarai Sjuman Djaja. Ia sedikit muncul saat mandi di kali dan makan singkong.

Selanjutnya, Rano juga terlibat dalam film "Malin Kundang" dengan sedikit dialog Malin kecil. Meski demikian, sejak tayangnya film ini, bakat Rano mulai dilirik oleh para sutradara.

Baca juga: Rano Karno Mulai Siapkan Sekuel Si Doel The Movie

Film ketiga, Rano berperan sebagai Farouk Afero kecil dalam film "Lingkaran Setan". Sementara, film keempatnya adalah "Pengantin Tiga Kali" dan hanya berperan sebagai anak penjual koran.

Setelah sukses dengan Si Doel Anak Betawi, Rano digaet sutradara Hasmanan dalam film "Di Mana Kau Ibu" sebagai pemeran utama, produksi Rapi Film.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X