Kisah Rano Karno dan Film "Si Doel Anak Betawi" 1973...

Kompas.com - 02/08/2018, 17:03 WIB

Rano Karno, 1973Dok. KOMPAS/Istimewa Rano Karno, 1973
Film Si Doel Anak Betawi mengisahkan tentang Doel ( Rano Karno) yang dibesarkan oleh ibunya (Tuti Kirana) dan ayahnya (Benyamin). Doel dididik dengan gaya Betawi. Sang ayah berperan dalam pembentukan karakter diri si Doel.

Dalam perjalanannya, sang ayah mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Doel kecil harus membantu ibunya mencari penghidupan.

Baca juga: Sambut Si Doel The Movie, Netizen Kenang Keluarga Si Doel

Doel berdagang kue di kampungnya. Berbagai konflik harus dia hadapi, seperti dicegat anak-anak sebayanya dan berkelahi. Namun, Doel tak goyah dan tetap berjualan untuk membantu ibunya.

Di tengah cerita, muncul tokoh Asmad (diperankan Sjuman Djaja), yang merupakan paman Doel. Asmad kemudian menjadi ayah tirinya, dan mendorong keinginan si Doel untuk bersekolah.

Karakter Doel dalam film ini juga digambarkan sebagai sosok anak Betawi yang memberontak untuk menjadi modern, mematahkan anggapan jelek yang selama ini disematkan.

Rano Karno dan Si Doel

Kala itu, akting Rano Karno dalam film Si Doel Anak Betawi dinilai tidak luar biasa. Namun, dianggap mampu mengimplementasikan keinginan sang sutradara.

Seperti diberitakan Harian Kompas, 15 September 1973, setelah penayangan film ini, lagu "Jajan" yang dinyanyikan Doel menjadi populer dinyanyikan oleh anak-anak.

Liriknya kira-kira seperti ini:

Nasi uduuukkk...
ketan uraaappp...
urapnya ketaaaann...
siapa beliii...

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X