Panik Lihat Anak Bersin, Sandra Dewi Langsung Hubungi Dokter

Kompas.com - 16/08/2018, 11:49 WIB
Sandra Dewi daat ditemui dibkawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018). KOMPAS.com/IRA GITASandra Dewi daat ditemui dibkawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Sandra Dewi mengaku hingga kini masih selalu merasa panik bila terjadi sesuatu dengan putra semata wayangnya, Raphael Moeis. Bahkan, Sandra dengan cepat menghubungi dokter begitu melihat putranya bersin.

Hal itu dikatakan Sandra saat ditemui dalam acara Teman Bumil di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).

"Aduh, aku tuh orangnya panik banget. Apalagi, ini anak pertama belum ada pengalaman. Jadi pas dia bersin ngeluarin ingus, aku langsung telepon dokter anak," katanya.

Tak hanya dokter, Sandra pun langsung menghubungi teman-temannya untuk mengatasi kepanikannya itu. Sandra menuturkan, dirinya selalu memeriksa kondisi kesehatan putranya.

Baca juga: Soal Tambah Momongan, Sandra Dewi Masih Galau

"Semua teman-teman aku yang udah punya anak aku telepon, aku chat. Terus mereka pada ngirim obat-obatan semua ke rumah. Tapi aku enggak mau ngasih obat dulu sih, paling obat resep dari dokter anak aja yang aku kasih," ucap Sandra.

"Susternya aku suruh datang ke rumah, terus cek, sebelum aku kerja aku pasti cek anak dulu," sambung istri Harvey Moeis itu.

Meski sangat menikmati peran barunya sebagai seorang ibu, Sandra Dewi menyadari dia harus mengurangi rasa panik berlebihnya itu.

"Oh iya, aku setiap hari memang masih belajar dan aku excited banget sih dan ternyata menyenangkan sekali. Dan menurutku pekerjaan yang paling nikmat kayak gini nih, tapi intinya enggak boleh panik sih," imbuhnya.
Baca juga: Sandra Dewi Berusaha Hidup Sehat demi Dua Lelaki Ini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X