Dari AKB48 ke JKT48, Saya Kawamoto Belajar Bahasa Indonesia

Kompas.com - 10/09/2018, 09:32 WIB
Member JKT48 Stephanie Pricilla (kanan) dan member AKB48 Saya Kawamoto berpose usai menghibur para penonton dalam acara Jak-Japan Matsuri 2018 di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (9/9/2018). Stephanie dan Kawamoto mengikuti program pertukaran pelajar JKT48-AKB48 selama satu bulan. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIMember JKT48 Stephanie Pricilla (kanan) dan member AKB48 Saya Kawamoto berpose usai menghibur para penonton dalam acara Jak-Japan Matsuri 2018 di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (9/9/2018). Stephanie dan Kawamoto mengikuti program pertukaran pelajar JKT48-AKB48 selama satu bulan.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Saya Kawamoto (20), salah satu member dalam idol group AKB48, akan bertukar posisi dengan Stepahnie Pricilla (17) atau Stefi dari idol group JKT48 pada 15 September 2018.

Kawamoto, yang berasal dari lahir di Hokkaido, Jepang, mengaku bahwa ia sudah membekali diri dengan belajar berbahasa Indonesia sebelum nantinya bergabung dengan JKT48 selama satu bulan.

"Sebelumnya saya belajar kata-kata dalam bahasa Indonesia kemudian bertanya kepada staf dari JKT48," cerita Kawamoto dalam bahasa Jepang, yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia, dalam wawancara di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (9/9/2018) malam.

"Seperti yang sudah saya ucapkan, misalnya, salam kenal dan kata-kata yang biasa diucapkan sehari-hari, saya belajar dari hal-hal seperti itu," sambungnya.

Baca juga: JKT48 dan AKB48 Kembali Berkolaborasi di Panggung

Namun, menurut Kawamoto, perbendaharaan kata bahasa Indonesia yang dikuasainya masih sedikit. Ia belum memiliki banyak waktu untuk belajar secara rutin sebelum nantinya bertolak ke Jakarta.

Saya Kawamoto baru belajar dari lirik dalam bahasa Indonesia pada beberapa lagu JKT48.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya belajar bahasa Indonesia belum banyak. Saya belajar dari, misalnya, perkenalan dan beberapa lagu JKT48. Saya menghafal sedikit-sedikit dalam bahasa Indonesia," ucapnya.

Baca juga: JKT48 dan AKB48 Beri Pengumuman Penting di JAK-Japan Matsuri

Waktunya selama sebulan bersama JKT48 nanti akan ia manfaatkan untuk belajar bahasa Indonesia lebih lanjut.

"Saya pengin lebih mengenal bahasa Indonesia. Selain itu, ada perbedaan budaya Jepang dari budaya Indonesia, membuat saya ingin lebih tahu tentang budaya Indonesia," ujarnya.

"Kemudian, keinginan saya selama di Indonesia adalah bersama para member JKT48 tampil di teater (tempat kegiatan JKT48)," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X