Musik dan Kaus Jadi Alat Propaganda Burgerkill Invasi Eropa - Kompas.com

Musik dan Kaus Jadi Alat Propaganda Burgerkill Invasi Eropa

Kompas.com - 13/10/2018, 14:25 WIB
Burgerkill dan Dead Squad berpose usai jumpa pers Super Music Invasion di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).Doc.Megapro Communications Burgerkill dan Dead Squad berpose usai jumpa pers Super Music Invasion di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band metal Burgerkill bakal tur Eropa dalam rangka Super Music Invasion. Mereka akan bertolak dari Indonesia ke Perancis pada 15 Oktober 2018 sebelum melanjutkan aksi panggungnya di Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Ceko, dan Polandia.

Dalam kesempatan ini, Burgerkill bakal mengenalkan identitas mereka sebagai band metal dari Indonesia. Karena itu Vicky, Eben, dan kawan-kawan mengaku butuh alat propaganda yang dapat membantu agar Burgerkill dapat dikenal lebih luas lagi.

Baca juga: Burgerkill dan Dead Squad Bakal Invasi Eropa

"Buat band baru yang datang ke sana (Eropa), mau Burgerkill, mau Dead Squad, media propagandanya ya selain musik itu adalah merchandise," kata Vicky dala jumpa pers Super Music Invasion di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Sadar bahwa merchandise bisa menjadi propaganda yang ampuh, Burgerkill bakal membawa banyak kaus atau t-shirt untuk mereka jual usai manggung di negara-negara di Eropa yang akan mereka sambangi dalam kegiatan tur ini.

"Kami siapin beberapa edisi (merchandise) yang ada hubungannya sama tur ini," kata Eben.



Close Ads X