Reza Bukan Menangis karena Merasa Difitnah Menyimpan Narkoba

Kompas.com - 15/11/2018, 10:46 WIB
Reza Bukan saat membacakan eksepsi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (14/11/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGReza Bukan saat membacakan eksepsi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (14/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Reza Bukan mengaku tak kuasa membendung air matanya saat membacakan nota keberatan atau eksepsi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (14/11/2018). Ia merasa diperlakukan tak adil secara hukum.

Reza saat ini menjadi terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika setelah ditangkap di kediamannya kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada 1 Juli 2018.

"Ya gimana enggak nangis. Ini soal hidup, soal keluarga, soal pribadi. Saya sedihlah kalau diperlakukan kayak gini, saya minta seadil-adilnya," kata Reza saat ditemui di ruang tahanan PN Jakarta Barat setelah sidang.

Reza menduga ada kesalahan prosedur penggeledahan saat sejumlah petugas kepolisian menyambangi kediamannya.

Menurut dia, ketika polisi masuk ke rumahnya, tak ada ketua RT atau kepala perumahan yang menyaksikan seperti seharusnya sebuah penggeledahan.

Begitu juga saat penyidik menggeledah gudang rumahnya, Reza maupun dua anggota keluarganya tak melihat itu.

Tiba-tiba, lanjut Reza, penyidik ketika itu memintanya memeriksa sebuah kotak yang ternyata berisi sabu. Sedangkan ia tak merasa pernah memiliki barang tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya pokoknya merasa engggak adil aja. Tapi keluarga pasti dukung kok, terutama anak-anak saya. Thank you ya," ucap Reza.

Sebelumnya, polisi menyita barang bukti dari Reza berupa satu plastik klip kecil sabu dengan berat 0,19 gram, dua plastik klip kecil yang berisi sabu seberat 0,39 gram, tiga alat isap, dua korek api, dan satu kotak kaleng kosong.

Kendati hasil pemeriksaan tes urine-nya negatif,  Reza mengaku telah menggunakan narkotika sejak tahun 2014 sehingga ia tetap menjalani penahanan.

Baca juga: Reza Bukan Merasa Ada Kesalahan Prosedur dalam Penangkapannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.