Film Crazy Rich Asians Terpuruk di China

Kompas.com - 06/12/2018, 17:40 WIB
(Dari kiri) Awkwafina, Nico Santos, dan Constance Wu dalam salah satu adegan film Crazy Rich Asians. Warner Bros.(Dari kiri) Awkwafina, Nico Santos, dan Constance Wu dalam salah satu adegan film Crazy Rich Asians.
Editor Ati Kamil

LONDON, KOMPAS.com -- Crazy Rich Asians merupakan salah satu film paling laku di berbagai belahan lain dunia pada 2018. Namun, para penonton di China ternyata memperlakukan film itu secara berbeda.

Film blockbuster Hollywood yang menampilkan para pemain Asia tersebut disebut gagal pada box office atau daftar film terlaris di China dan terseok-seok di urutan kedelapan pada hari-hari pertama pemutarannya.

Baca juga: 5 Info Menarik tentang Film Crazy Rich Asians yang Populer

Di China, film yang disutradarai oleh Jon M Chu itu meraup hanya kira-kira 1,1 juta dollar AS (kurang lebih Rp 16 miliar) dalam tiga hari pertama pemutarannya. Sejauh ini, film tersebut sudah menghasilkan kira-kira 238 juta dollar AS (Rp 3,5 triliun) di seluruh dunia.
 
Namun, mungkin hal itu sebetulnya tidak terlalu mengejutkan.

Pertama, film tersebut baru masuk bioskop-bioskop China terbilang lama setelah film itu diputar di wilayah-wilayah lain dunia, yakni kira-kira empat bulan setelah dirilis di Amerika dan kebanyakan negara lain Asia.

Itu berarti keriuhan dan publisitasnya yang gegap gempita sudah jauh meredup.

Baca juga: Film Crazy Rich Asians Patahkan Citra Klise Orang-orang Asia di AS

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemutaran yang terlambat memang bukan hal yang luar biasa untuk pasar China.

Film apa pun harus melalui proses sensor ketat. Ada pula faktor kuota untuk film asing, yang membatasi impor film asing hingga maksimal 34 film per tahun.

Namun, faktor penting lainnya adalah, sebuah film dengan para pemain yang semuanya artis peran Asia bukanlah merupakan hal ganjil di China--berbeda dari pasar barat.

Kemewahan edan-edanan yang ditampilkan dalam Crazy Rich Asians mungkin juga jadi masalah, karena bertepatan dengan momen industri film China mengurangi bayaran untuk para bintangnya dan penyelidikan besar-besaran dilakukan dalam industri film China terkait dugaan penggelapan pajak.

Baca juga: Set Designer Teddy Setiawan Wujudkan Keglamoran untuk Film Crazy Rich Asians

Crazy Rich Asians merupakan film besar pertama Hollywood sejak The Joy Luck Club, 25 tahun yang lalu, yang semua perannya dimainkan oleh para artis peran Asia.

Mengadaptasi buku terlaris karya Kevin Kwan, film itu mengisahkan seorang perempuan Asia-Amerika yang menderita gegar budaya bertemu dengan keluarga suaminya yang luar biasa kaya di Singapura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.