Kisah Nindy Ayunda Jadi Korban Bullying

Kompas.com - 10/12/2018, 19:39 WIB
Nindy Ayunda ditemui usai tampil dalam acara salah satu stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIANindy Ayunda ditemui usai tampil dalam acara salah satu stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Nindy Ayunda (29) pernah menjadi korban bullying ketika ia masih duduk di bangku sekolah di Jakarta.

Nindy mengatakan bahwa hal itu dialaminya sebagai murid pindahan dari sekolah lain di Padang.

"Ya, aku pernah mengalami (bullying). Aku mungkin dari daerah, dari Padang, dari kampung. Mungkin aku dikiranya dari kampung yang pelosok, tapi tiba-tiba sekolah di Jakarta," ucap Nindy ketika ditemui usai tampil dalam acara salah satu stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).

Baca juga: DJ Jevin Julian Akui Pernah Jadi Korban Bullying di SMA

Ia mengaku pernah beberapa kali menjadi bahan olok-olokan dan dijahili oleh teman-teman barunya.

"Lo bukannya dari kampung ya?’ Kayak gitu-gitu. Kayak misalkan lagi di kantin disuruh bayarin, kayak dikerjain lah. Aku pernah ngerasain," ceritanya.

Baca juga: Pernah Kena Bullying, Vidi Aldiano dan Sheryl Sheinafia Bikin Lagu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Nindy Ayunda tak tinggal diam ketika mengalami hal tersebut. Ia menunjukkan rasa tidak sukanya atas hal tidak mengenakan itu.

Kini, ungkapnya, ia mengajari anak-anaknya keberanian dan ketegasan agar tak menjadi korban bullying.

"Aku kan anaknya berani. Jadi, kalau gitu, aku bilang, ‘Ya, gue di sini juga bayar.' Ya, memang harus dari kitanya sih dan aku ngajarin anak kayak gitu," tutur ibu dua anak ini.

Baca juga: Young Lex: Bullying Itu Kayak Nyicil Emosi Buruk ke Orang, Bahaya Banget

Istri dari Askara Parasady Harsono ini mengatakan selalu menanamkan kepada anak-anaknya untuk tidak berbuat jahat kepada orang lain, tetapi, jika mendapat perlakuan tak enak, jangan pernah ragu untuk membela diri.

"Aku tanya, 'Temannya ada yang nakal enggak?' 'Enggak ada.' Sewaktu aku lagi datang ke sekolah, tiba-tiba ada yang isengin dia gitu, kayak topinya diambil, terus dia lawan," kisahnya tentang anak pertamanya.

Baca juga: Naura Alami Bullying di Media Sosial dan Sekolah

"Kenapa? Ada apa?, tapi dia enggak mau cerita, karena anak cowok kan. Terus, aku tanya gurunya, 'Oke, bagus kamu kayak gitu.' Apalagi, kita harus punya pertahanan diri sih zaman sekarang," sambungnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.