KPI Beri Teguran Kedua untuk “Menembus Mata Bathin” ANTV

Kompas.com - 31/12/2018, 22:00 WIB
KPI Beri Teguran Kedua untuk Menembus Mata Bathin ANTV. Dokumentasi Pribadi/INSTAGRAMKPI Beri Teguran Kedua untuk Menembus Mata Bathin ANTV.


JAKARTA, KOMPAS.com - Program tayangan Menembus Mata Bathin yang dipandu oleh Roy Kiyoshi serta tayang di stasiun televisi ANTV, mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI Pusat) untuk kali kedua.

Komisioner sekaligus Koordinator Bidang Isi Siaran KPI Pusat Hardly Stefano melalui akun Instagram @kpipusat pada Senin (31/12/2018), menjelaskan bahwa program siaran tersebut ditegur karena menampilkan adegan seorang pria dan wanita memakan anak tikus hidup-hidup yang sebelumnya dicelupkan ke dalam bisa ular.

"Hal ini dilakukan untuk membuktikan dampak mistis yang dapat ditimbulkan pada dua orang yang berbeda (Selengkapnya: http://bit.ly/2LHdUEB)," tulis @kpipusat pada Senin malam.

Baca juga: KPI Hentikan Sementara Program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV

Sebelumnya Menembus Mata Bathin pernah diprotes oleh pecinta binatang dikarenakan terkesan berbau mistis dan menampilkan hewan-hewan yang dianggap jelmaan jin.

Dilansir Tribunwow.com dari akun Facebook Eris Riswandi, ia menuliskan protesnya dan meminta pendapat animal lovers lainnya, pada Jumat (14/12/2018).

"Gue mau protes sama acara ini Menembus Mata Batin (MMB)."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kenapa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak memberikan teguran, acara ini jelas musrik, berbau ilmu hitam, berbau dukun dan lain-lain."

"Tapi gue gak akan fokus ke situ melainkan ke hewan yang di rusak nama baiknya (secara gue anggota pecinta hewan di mana-mana)."

"Disini pembawa acara atau pengisi acara whatsoever (gue gak mau sebut nama) kerap menampilkan hewan hewan yang notabene hewan tidak berdosa lalu di katakan hewan tersebut jelmaan jin lah, hewan pesugihan lah dan lain-lain," tulisnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.