Gerakan Silat Si Buta dari Gua Hantu Bakal Berbeda dari The Raid

Kompas.com - 04/01/2019, 14:45 WIB
Sutradara film The Night Comes For Us, Timo Tjahjanto, berpose di Pippo Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanSutradara film The Night Comes For Us, Timo Tjahjanto, berpose di Pippo Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Timo Tjahjanto mengatakan bahwa gerakan silat yang diadaptasi dalam film Si Buta Dari Gua Hantu akan lebih klasik dan tradisional.

" Si Buta dari Gua Hantu itu akan mengambil gerakan-gerakan silat lebih klasik dan tradisional terhadap dunia silat," ujar Timo saat berbincang dengan Kompas.com di Senayan City, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Timo menjelaskan karena Si Buta dari Gua Hantu yang bernama asli Barda Mandrawata adalah pendekar silat dari tanah Banten sehingga gerakannya haruslah lebih tradisional.

"Kalau ngomongin The Raid atau The Night Comes For Us, itu kan sebenarnya sudah hybrid, bukan 100 persen silat lagi, karena sudah dicampuri era modern. Kalau omongin Si Buta, Si Buta itu kan ceritanya diambil dari tanah Banten, itu dunianya Si Buta dimulai dari Banten sekitar Jawa Barat gitu," kata dia.

Karena itu, Timo berencana mengajak perguruan-perguruan silat di Banten yang terpilih untuk menjadi bagian dalam film ini.

"Itu kenapa enggak? Perguruan-perguruan lain mengambil step di dunia perfilman," ujar Timo.

Saat ini, film Si Buta dari Gua Hantu masih dalam proses penggarapan skenario yang ditulis juga oleh Timo. Film itu diproduksi oleh Screenplay Films bersama Bumilangit Studios selaku penerbit komiknya.

Ini bukan kali pertama komik Si Buta dari Gua Hantu diadaptasi ke layar lebar. Pada 1970, Si Buta dan temannya Lutung pernah difilmkan oleh sutradara Lilik Sudjio dan aktor Ratno Timoer sebagai pemeran utama.

Setelah itu, Si Buta dari Gua Hantu beberapa kali diadaptasi ke layar lebar dalam rentang 1972 hingga 1988.

Kisahnya juga pernah menjadi serial televisi pada 1993 lalu. Karakter Si Buta dari Gua Hantu bernama asli Barda Mandrawata. Dia mengalami kejadian tragis hingga kehilangan indera penglihatannya.

Cerita Si Buta dari Gua Hantu merupakan karya mendiang Ganes TH atau Ganes Thiar Santosa. Komiknya terbit untk kali pertama 1967.

Baca juga: Si Buta dari Gua Hantu Siap Diangkat ke Layar Lebar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X