Didi Riyadi Akan Bermain Drum Senilai Rp 300 Juta di Konser Ultah ke-20 Element

Kompas.com - 28/01/2019, 19:41 WIB
Artis peran yang juga drummer Element, Didi Riyadi saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran yang juga drummer Element, Didi Riyadi saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band Element akan tampil pada Love Festival di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat pada 8 Februari mendatang. Konser ini diadakan sekaligus untuk memperingati hari jadi Element yang ke-20 tahun.

Sang drummer, Didi Riyadi, memastikan Element akan mempersiapkan yang terbaik termasuk sebuah single teranyar mereka.

"Element termasuk di dalam proyeknya. Nyiapin single, yang terdekat ada ulang tahun 20 tahun di La Festival, Jakarta Convention Center, 8 Februari," kata Didi saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Baca juga: Didi Riyadi Sebut Element Tak Risau Manggung di Pantai

Yang lebih spesial lagi, Didi akan tampil dengan drum kesayangannya yang berharga fantastis.

"Sekian lama akhirnya keluar drum kesayangan gue yang harganya Rp 300 juta itu," ucap Didi lagi.

Didi pun sesumbar bahwa hal ini akan menjadi pembeda dari konser-konser Element sebelumnya.

"Iya dong. Yang akan beda nanti Didi Riyadi akan main pakai drum Rp 300 juta. Satu-satunya drummer yang pakai drum Rp 300 juta," ungkap Didi.

Grup band Element lahir pada 14 Feburari 1999 dengan meluncurkan album perdana bertajuk Hanyalah Cinta.

Element hadir lebih fresh di pertengahan tahun 2000 dengan menggaet Ferdy Taher sebagai vokalis. Bersama Ferdy, Element sukses menjadi band papan atas Indonesia dengan album Kupersembahkan Nirwana, "Paradoks", "Dialog", "Resonansi", "Terang" dan yang terakhir "Save the Best For Last".

Baca juga: Didi Riyadi: Ayu Ting Ting Manis dan Menggemaskan Ya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X