Penyelenggara Pastikan Java Jazz Festival 2019 Bersih dari Nuansa Politis

Kompas.com - 27/02/2019, 21:53 WIB
Direktur Utama Java Festival Production Dewi Gontha ditemui usai jumpa pers Java Jazz Festival di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIADirektur Utama Java Festival Production Dewi Gontha ditemui usai jumpa pers Java Jazz Festival di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak penyelenggara Java Jazz Festival 2019 menjamin pergelarannya akan bersih dari nuansa politis yang saat ini sedang ramai karena bertepatan dengan masa pilpres.

Menurut Direktur Utama Java Festival Production Dewi Gontha, ia telah mewanti-wanti para penampil untuk tak menyinggung persoalan politik, apalagi pemilihan calon presiden dalam acara Java Jazz Festival.

"Kami menyampaikan pada semua peserta dan yang berpartisipasi dalam panggung karena dalam membuat acara kita adalah netral, terutama seperti press conference (Java Jazz Festival) yang pertama saya sampaikan, jadi musik harus netral dan tidak berpihak," ucap Dewi ditemui usai jumpa pers Java Jazz Festival 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Baca juga: Baru Menang Grammy, H.E.R Tak Persulit Riders di Java Jazz Festival 2019

Dewi mengaku yakin suasana kondusif tersebut akan berjalan dengan baik seperti dalam beberapa penyelenggaraan Java Jazz Festival sebelumnya yang juga bertepatan dengan masa pemilu.

"Pemilihan umum atau tidak, kita sudah melewati dua kali atau tiga kali (masa pemilu) enggak pernah ada itu. Kita berharap besok pun tetap seperti itu," ungkap Dewi.

Salah satu hal yang dilakukan untuk menjaga suasana tetap kondusif selama acara, Dewi mengatakan bahwa pihaknya telah menerapkan standar keamanan yang ketat.

Baca juga: Persiapan Java Jazz Festival 2019 Sudah 90 Persen

Hal tersebut, kata Dewi, untuk mencegah berbagai kemungkinan yang bisa saja mengganggu jalannya acara.

"Tingkat keamanan kita selalu tinggi. Jadi adanya pemilu atau tidak kita harus awas (waspada) saja, karena memang sebuah acara yang mengumpulkan uang banyak gitu. Kita tetap koordinasi," ujarnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X