Hari Pertama Tayang, Dilan 1991 Raup 720.000 Penonton

Kompas.com - 01/03/2019, 11:38 WIB
Para pemain Dilan 1991 dalam acara meet and greet Dilan 1991 di Pesona Square Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Para pemain Dilan 1991 dalam acara meet and greet Dilan 1991 di Pesona Square Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru saja tayang pada 28 Februari 2019, film Dilan 1991 arahan sutradara Fajar Bustomi sudah berhasil meraup 720.000 penonton.

Angka tersebut diumumkan oleh rumah produksi sekuel film Dilan 1990 itu, Max Pictures, melalui akun Instagram @_maxpictures, Jumat (1/3/2019).

"Hari ke-1 720.000 (penonton)," demikian jumlah yang tercantum dalam video yang diunggah Max Pictures, seperti dikutip Kompas.com, Jumat siang.

Jika ditambahkan dengan penonton pada saat premier Dilan 1991 yang berjumlah 80.000 orang, maka total penonton film tersebut sampai saat ini sekitar 800.000 orang.

Baca juga: Film Dilan 1991 Targetkan 7 Juta Penonton

Max Pictures pun menyebut bahwa angkat tersebut telah mencetak rekor box office Indonesia.

"Rekor box office sepanjang masa 800.000. Terima kasih penonton film Indonesia," tulis akun tersebut.

Jumlah penonton hari pertama Dilan 1991 lebih banyak tiga kali lipat dibanding penonton hari pertama film pendahulunya. Saat tayang pada 25 Januari 2018, Dilan 1990 meraih 225.000 penonton.

"Dengan ini mengucapkan Terima Kasih sebesar besarnya untuk apresiasi yang luar biasa ini. Dukung dan majulah terus film-film Dalam Negeri. #filmdilan1991 #dilan1991 #SekarangDILAN1991," tulis Max Pictures.

Baca juga: Hari Pertama Tayang, Dilan 1991 Diputar di 791 Layar XXI



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X