Kata Yowis Ben tentang Jadi Band Profesional di Luar Film

Kompas.com - 04/03/2019, 07:18 WIB
Bayu Skak berpose dalam sesi pemotretan ketika melakukan media visit film Yowis Ben 2 di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). Film Yowis Ben 2 dirilis di bioskop pada 14 Maret 2019. KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNGBayu Skak berpose dalam sesi pemotretan ketika melakukan media visit film Yowis Ben 2 di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). Film Yowis Ben 2 dirilis di bioskop pada 14 Maret 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran dan komika Bayu Skak (25) menjelaskan bahwa para personel Yowis Ben dalam film dengan judul yang sama memang memiliki kemampuan bermusik.

Yowis Ben merupakan sebuah band dalam film yang dimainkan oleh Bayu Skak sebagai Bayu, Joshua Suherman sebagai Doni, Tutus sebagai Yayan, dan Brandon Salim sebagai Nando.

Baca juga: Empat Lagu Baru untuk Yowis Ben 2

"Yowis Ben ini masing-masing dari kami bisa main musik," kata Bayu ketika berkunjung ke Redaksi Kompas.com, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, baru-baru ini, untuk mempromosikan film Yowis Ben 2.

"Jadi, orang-orang mungkin mikir, 'Ah dia main film musik kayaknya cuma genjreng-genjreng doang.' Tapi, kami bisa main musik," sambungnya.

Baca juga: Yowis Ben 2, Film Drama Komedi Lintas Budaya

Bahkan, kata Bayu, Yowis Ben pernah mendapat tawaran manggung dalam beberapa acara di luar proyek film itu.

Bayu tak menutup kemungkinan dia dan kawan-kawannya akan menjadi sebuah band profesional. Namun, kesibukan masing-masing menjadi kendala utama mereka.

Baca juga: Personel Yowis Ben Masing-masing Dapat Pasangan di Film Sekuel

"Dan, lucunya adalah ada aja tawaran, 'Mas, gimana kalau Yowis Ben tampil di pensi (pentas seni) sekolah ini,' padahal film sudah habis. Terus, kami tampil di acara YouTube. Ya, boleh deh kalau ke depan dibentuk," tutur Bayu.

"Kami kan sibuk sendiri-sendiri ya. Beda kota pula. Saya dari Malang sama Tutus, terus Joshua sama Brandon di Jakarta," lanjutnya.

Baca juga: Joshua Suherman dan Bayu Skak Hati-hati Bikin Lelucon dengan Bahasa Daerah

Joshua Suherman menambahkan bahwa ketika itu banyak tawaran yang terpaksa mereka tolak karena harus fokus menggarap film Yowis Ben 2, yang akan diputar di bioskop-bioskop mulai 14 Maret 2019.

"Kemarin sih pas banyak tawaran manggung masuk, kami keburu fokus di Yowis Ben 2. Jadi, ya enggak bisa ambil semuanya. Kami nanti, kalau film sudah selesai, baru manggung lagi," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X