Ifan Seventeen Kunjungi Siswi SMP Korban Pengeroyokan di Pontianak

Kompas.com - 10/04/2019, 13:31 WIB
Ifan Seventeen dalam wawancara seusai menggelar pengajian untuk mendiang istrinya, Dylan Sahara, dan personel Seventeen lainnya di Kompleks DPR Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019) malam,  yang meninggal akibat musibah tsunami Selat SundaKompas.com/Tri Susanto Setiawan Ifan Seventeen dalam wawancara seusai menggelar pengajian untuk mendiang istrinya, Dylan Sahara, dan personel Seventeen lainnya di Kompleks DPR Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019) malam, yang meninggal akibat musibah tsunami Selat Sunda

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis Reifian Fajarsyah atau lebih dikenal dengan nama Ifan Seventeen mengunjungi AD (14), siswi SMP yang menjadi korban pengeroyokan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Dari akun Instagram @ifanseventeen yang dikutip Kompas.com, Rabu (10/4/2019), Ifan mengunggah foto dan videonya saat menjenguk AD.

"Audrey cantik Audrey manis anak baek anak sholehah InsyaAllah @niggaaarey yang kuat ye nong, jadikan pembele buat kawan2 seumuran audrey yang laen, bukan hanye di Pontianak, tapi di seluruh Indonesia. Biar tak ade lagi yang namenye bullying, apelagi sampe maen fisik," tulis Ifan.

Dalam foto itu, tampak Ifan memegang kepala AD yang terbaring di kasur. Ifan juga menuliskan kata-kata yang menguatkan AD. 

Ifan menambahnya bahwa dia akan membantu menyelesaikan proses hukum terhadap pelaku pengeroyokan pada AD.

Baca juga: Ifan Akan Buat Film Dokumenter Perjalanan Seventeen

"InsyaAllah om Ifan bantu buat kakak-kakak yang nakal ke Audrey, biar mendapatkan hukuman yang seadil-adilnye," sambungnya.

Ifan turut memberi keterangan tentang alasannya tidak menutup wajah AD dalam unggahannya itu.

"Nb: Audrey yang meminta agar mukanya tidak diblurkan, Audrey pengen semua orang tau kalo Audrey kuat, MasyaAllah barakallah Audrey anak cantik jadi pembela buat anak2 yang lain. #justiceforaudrey," tulis Ifan.

Diberitakan sebelumnya, AD dikeroyok beberapa siswi SMA pada Jumat (29/3/2019). Pemicu pengeroyokan tersebut adalah masalah asmara antara kakak sepupu korban dan salah satu pelaku pengeroyokan.

Saat itu, korban turut berkomentar di laman Facebook kakak sepupunya. Namun, komentarnya dianggap menyinggung salah satu pelaku.

Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan di bagian kepala dan dada di Unit Radiologi Rumah Sakit Mitra Medika pada Senin (8/4/2019).

Baca juga: Kembali ke Studio Rekaman, Ifan Seventeen Menangis Tersedu-sedu




Close Ads X