LSF Angkat Bicara soal Film Hellboy yang Terkena Banyak Sensor

Kompas.com - 16/04/2019, 19:38 WIB
Hellboy (2019) LionsgateHellboy (2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak film Hellboy pertama kali diputar di Indonesia pada Rabu (10/4/2019) lalu, Lembaga Sensor Film (LSF) mendapatkan banyak kritikan pedas dari orang-orang yang telah datang ke bioskop untuk menyaksikan film tersebut.

Penyebabnya, banyak adegan dari film garapan Neil Marshall ini yang dipotong oleh LSF. Alhasil, durasi menjadi lebih pendek dan mengurangi kenyamanan para penonton dalam menikmati film.

Menanggapi hal ini, akhirnya Ketua Lembaga Sensor Film Ahmad Yani Basuki angkat bicara mengenai sensor dalam film Hellboy ini. Pernyatan tersebut dipublikasikan melalui akun Facebook resmi dari Lembaga Sensor Film RI.

Baca juga: Film Hellboy Versi Baru Dapat Skor Buruk di Rotten Tomatoes

Ahmad Yani Basuki mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan atas permintaan penurunan klasifikasi oleh pemilik film.

"Pihak pemilik film mengajukan permohonan penurunan klasifikasi usia menjadi 17 tahun dengan siap direvisi," tulis laman Facebook LSF.

Pihak LSF manyatakan, film Hellboy sebelumnya lulus dengan klasifikasi 21 tahun ke atas. Pasalnya tema dan adegan asli film tersebut tepat untuk usia 21 tahun ke atas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Trailer Kedua Hellboy Tampilkan Aksi Laga Berdarah-darah

Namun, apabila pemilik film ingin melakukan penurunan klasifikasi, hal tersebut dapat dilakukan.

"Dengan mengedepankan prinsip dialog dengan pemilik film, permohonan seperti ini bisa dipertimbangkan," bunyi pernyataan dalam posting Facebook tersebut.

Bila pemilik film keberatan akan penggolongan usia penonton yang telah ditetapkan, pihak pemilik dapat mengajukan permohonan dan LSF akan mempertimbangkan.

Pertimbangan tersebut dilakukan melalui dialog dan akan dilakukan apabila pemilik tak keberatan LSF merevisi film mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.