Bimbim Slank: Pemilu Kesempatan Kita Membangun Bangsa

Kompas.com - 17/04/2019, 12:14 WIB
Bimbim Slank berfoto bersama usai mencoblos dalam pemilu 2019 di TPS 31, kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIABimbim Slank berfoto bersama usai mencoblos dalam pemilu 2019 di TPS 31, kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain drum grup band Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimbim mengatakan, bahwa pemilu kali ini merupakan momen yang tepat bagi rakyat Indonesia untuk punya andil dalam membangun Indonesia.

Bimbim melakukan pencoblosan di TPS 31, kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

"Ini kesempatan untuk membangun bangsa kita ini, kesempatan kita sebenarnya untuk membangun Indonesia lebih maju," ucap Bimbim usai melakukan pencoblosan.

Menurut Bimbim, pemilu memberi andil besar pada masyarakat untuk memperbaiki ruang demokrasi yang sempat ternoda oleh sebagian politisi.

Baca juga: Ditemani Keluarga, Bimbim Slank Mencoblos di Potlot

"Indonesia sudah lama enggak dibangun, 20 tahun ini reformasi menyia-nyiakan hak demokrasi," ungkapnya.

Pria berusia 52 ini mengatakan, ke depan ia dan rekan-rekannya di Slank akan kembali ke rutinitas sebagai pemusik dan akan mengawasi dari jauh segala kebijakan yang dilakukan oleh presiden dan wakil presiden terpilih kelak.

Bimbim juga berharap usai pemilu 2019, para pemimpin muda dapat bermunculan untuk regenerasi pemimpin Indonesia ke depannya.

"Setelah ini kan Slank naik gunung, sambil lihat-lihat ke bawah, punya calon baru atau enggak untuk pemilu 2024, calonnya the youngest (kalangan muda) atau enggak, kalau enggak ada ya sudah," ucapnya.

"Kita maunya dukung orang yang kita tahu, kita kenal, dan kita lihat nih orang bisa. Kecuali (nanti) ada orang biasa-biasa saja tapi lawannya orang yang mengkhawatirkan, baru kita turun gunung lagi," sambungnya.

Bimbim menambahkan bahwa Slank akan memberikan kritik atas kondisi negara kepada pemerintah lewat lagu-lagu mereka.

"Kita sudah berpolitik lewat lirik lagu, itu sudah lebih kuat dari partai politik manapun," ujarnya.

Pemilu yang diselenggarakan pada hari ini, Rabu (17/4/2019). Tak hanya ajang untuk memilih capres dan cawapres 2019-20124, namun juga secara serentak memilih calon anggota legislatif DPR RI dan DPRD, serta DPD.

Baca juga: Bimbim Slank Bingung Pilih Calon Anggota DPR

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X