Baru Terlihat di Pengadilan, Ayah Peluk dan Cium Kening Vanessa Angel

Kompas.com - 10/05/2019, 09:30 WIB
Artis peran Vanessa Angel dalam jumpa pers di Apartemen Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Vanessa Angel dalam jumpa pers di Apartemen Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Terjadi momen haru selepas Vanessa Angel menjalani sidang kasus dugaan prostitusi online di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/5/2019).

Ayahnya, Doddy Sudrajat, untuk kali pertama tampak menghadiri persidangan putrinya itu.

Dalam pertemuan singkat mereka, Doddy tampak memeluk serta mencium kening Vanessa. Meski ada tentangan dari tantenya, Reni Setyawan, Vanessa pasrah saat ayahnya menciumi pipinya dan memeluknya.

"Saya mau support dia. Bagaimana pun, dia anak saya. Saya sayang sama dia," ujar Doddy.

Baca juga: Ruben Onsu: Vanessa Angel Sabar Ya

Beberapa kali, Vanessa yang saat ini berstatus terdakwa kasus dugaan prostitusi online terlihat menitikkan air mata.

Tidak banyak waktu bagi mereka berdua untuk saling melepas rindu. Namun, Doddy sempat memberikan alat salat untuk Vanessa. Sementara Vanessa tidak berkomentar saat ditanya mengenai kehadiran perdana ayahnya di pengadilan tersebut.

Dalam diamnya, Vanessa hanya berlalu sambil membawa perangkat alat salat pemberian ayahnya menuju ruang tahanan. (Samsul Arifin)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Hadiri Sidang Anaknya, Doddy Sudrajat Beri Vanessa Anggel Sajadah, Alasan sang Tante Tolak Hadirnya

Baca juga: Vanessa Angel Kembali Ungkap Keinginan untuk Mati

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X