RUU Permusikan yang Picu Polemik Resmi Dicabut dari Prolegnas DPR RI

Kompas.com - 18/06/2019, 13:05 WIB
Massa dari jaringan lintas komunitas serta masyarakat umum yang tergabung dalam Suara Merdeka membentangkan tulisan saat berunjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/2/2019). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar DPR  mencabut RUU Permusikan dari program legislasi nasional serta menuntut optimalisasi dan revitalisasi Dewan Kesenian di daerah agar mampu mengayomi seluruh masyarakat seni di Indonesia. ANTARA FOTO/MOCH ASIMMassa dari jaringan lintas komunitas serta masyarakat umum yang tergabung dalam Suara Merdeka membentangkan tulisan saat berunjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/2/2019). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar DPR mencabut RUU Permusikan dari program legislasi nasional serta menuntut optimalisasi dan revitalisasi Dewan Kesenian di daerah agar mampu mengayomi seluruh masyarakat seni di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan yang menimbulkan polemik akhirnya dicabut dari daftar Program Legislasi Nasional ( Prolegnas) Prioritas DPR RI pada tahun ini.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengapresiasi langkah Badan Legislasi (Baleg) yang menarik RUU Permusikan itu setelah ada surat permintaan penarikan pada 6 Maret 2019 lalu.

"Saya menyambut positif atas kesepakatan Baleg DPR dan pemerintah untuk menarik RUU Permusikan dari daftar Prolegnas," ujar Anang melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/6/2019).

Anang yang merupakan salah satu inisiator RUU Permusikan mengatakan, penarikan RUU tersebut dilakukan setelah ada masukan dari stakeholder musik di Indonesia.

Baca juga: Anang Hermansyah Resmi Tarik Usulan RUU Permusikan dari Baleg

Dalam surat tersebut, kata Anang, ada dua poin alasan penarikan RUU Permusikan. Pertama, karena ada tanggapan serta masukan dari komunitas musik di Tanah Air terhadap sejumlah substansi materi RUU Permusikan.

Kedua, lanjut Anang, rencana musyawarah besar (mubes) stakeholder musik di Indonesia untuk menyamakan persepsi terkait persoalan yang terjadi dalam dunia musik Tanah Air juga dijadikan alasan penarikan RUU Permusikan dari Prolegnas.

"Disepakati akan digelar Mubes stakeholder musik di Indonesia untuk mencari titik temu atas persoalan yang muncul di sektor musik kita," ujar Anang.

"Carut marut di sektor musik harus direspons secara komprehensif oleh stakeholder musik di Tanah Air. Bentuknya penyikapannya seperti apa, mari kita rembuk bersama melalui musyawarah," tambahnya.

Baca juga: Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan Rilis Album Kompilasi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X