Steve Emmanuel Mengaku Pakai Narkoba karena Hidup di Bawah Tekanan

Kompas.com - 24/06/2019, 18:55 WIB
Artis peran Steve Emmanuel bersama kuasa hukumnya dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (24/6/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Steve Emmanuel bersama kuasa hukumnya dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (24/6/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba Steve Emmanuel mengungkap alasan mengonsumsi narkoba dalam pembacaan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Senin (24/6/2019).

"Di umur 18 tahun saya menjadi ayah, hidup di bawah kritik dan penghakiman. Dalam hal inilah saya menggunakan zat agar bisa melewati kehidupan sulit," kata Steve membaca pledoinya.

Ia mengaku sadar akan bahaya narkoba. Namun ia mengandalkan obat-obat terlarang itu saat mengalami tekanan.

"Saya tahu bekerja keras agar bisa mendapatkan apa yang saya bisa raih," ucap Steve.

Selain itu, Steve mengaku bahwa ia mengonsumsi narkoba agar bisa kreatif dan semangat melakukan hal positif.

"Saya mencoba narkoba di usia muda. Pemuda tanpa pendidikan formal, saya beruntung menjadi aktor agar saya bisa hidup mandiri. Saya sejak awal tahu aktor bekerjanya terbatas, status saya sebagai aktor akan menghilang," sambungnya.

Steve kini menyesal dan mengaku bersalah. Ia berjanji tak akan lagi berurusan dengan barang haram yang telah membawanya ke penjara.

"Saya ingin pulih dan tobat agar mendapatkan rehabilitasi," ucapnya.

Baca juga: Steve Emmanuel: Yang Didakwakan kepada Saya Tidak Benar

"Hukuman paling berat adalah hidup di penjara. Hukuman berat ketika melihat keluarga saya hidup tanpa saya. Hukuman saya adalah reputasi hancur dan catatan kriminal yang merusak karir dan pekerjaan saya ke depannya," sambungnya.

Sebelumnya, Steve didakwa pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Atas dakwaan itu, Steve dituntut pidana 13 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara.

Baca juga: Bantah Jadi Pengedar, Steve Emmanuel Beberkan Fakta dalam Pledoi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X