Selasa Ini Bentara Budaya Jakarta Hadirkan Wanita dan Laut

Kompas.com - 25/06/2019, 15:49 WIB
Sajak Selasa Bentara Budaya
Sejumlah anggota komunitas Bentara Muda membawakan sajak dan musikalisasi sajak pada acara program Sajak Selasa di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (27/2). Program ini merupakan apresiasi sastra khususnya bagi penikmat sajak dengan berkolaborasi dengan musik akustik dan gamelan karawitan.

Kompas/Riza Fathoni (RZF)
27-02-2018 KOMPAS/RIZA FATHONISajak Selasa Bentara Budaya Sejumlah anggota komunitas Bentara Muda membawakan sajak dan musikalisasi sajak pada acara program Sajak Selasa di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (27/2). Program ini merupakan apresiasi sastra khususnya bagi penikmat sajak dengan berkolaborasi dengan musik akustik dan gamelan karawitan. Kompas/Riza Fathoni (RZF) 27-02-2018
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bentara Budaya Jakarta bersama Komunitas Bentara Muda mengadakan lagi program rutin sebulan sekali Sajak Selasa di Bentara Budaya Jakarta, Selasa ini (25/6/2019) mulai pukul 19.00 WIB.

Untuk kali ini, Bentara Budaya dan Komunitas Bentara Muda bekerja bareng Climate Rangers, komunitas peduli lingkungan yang digerakkan oleh kaum muda Jakarta dan kota-kota lain.

Baca juga: Sajak Selasa: Dari Bentara Muda hingga Pusat Dokumentasi Sastra Ambil Bagian

Sesuai tema Sajak Selasa kali ini, Wanita dan Laut, para penampilnya akan menyuguhkan puisi dan kolaborasi antara puisi dengan seni-seni lain yang berisi pesan peduli lingkungan, khususnya laut.

Hal itu dikaitkan dengan Hari Laut Sedunia, 8 Juni.

Para penampilnya adalah Erna Winarsi Wiyono (penyair), Teddy Arte (perupa, menyuguhkan live painting), Retno Kaniraras (Duta Selam Indonesia 2012, membacakan puisi), kelompok musik karawitan, dan para penyaji bentuk-bentuk apresiasi puisi lainnya.

Baca juga: Pameran Puisi UGM Membuka Mei 2019 di Bentara Budaya Yogyakarta

Bentara Muda merupakan komunitas di bawah naungan Bentara Budaya Jakarta yang terbentuk pada 2007.

Selain menyelenggarakan kelas-kelas apresiasi seni, antara lain tari, musik karawitan, dan paduan suara, Bentara Muda juga secara berkala menyelenggarakan kegiatan berbasis komunitas anak muda dalam program Gambar Bareng, diskusi sastra, workshop fotografi, atau pemutaran film.

Baca juga: Tohpati Kawinkan Gitar dan Kendang di Bentara Budaya Jakarta

Climate Rangers merupakan komunitas anak muda yang ikut berusaha mewujudkan Indonesia Bebas Energi Fosil dan mengedepankan energi terbarukan.

Selama ini mereka terbilang aktif memberi edukasi tentang perubahan iklim, baik ke sekolah-sekolah maupun dalam berbagai sesi diskusi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X