[POPULER ENTERTAINMENT] Laporan Pablo Ditolak Polisi | Keributan Rian dan Rai D'MASIV

Kompas.com - 16/07/2019, 07:30 WIB
Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberitaan mengenai tersangka kasus video ikan asin Pablo Benua yang akan melaporkan Fairuz A. Rafiq dan Hotman Paris Hutapea menjadi yang paling banyak dibaca pada Senin (15/7/2019). 

Sayangnya, Pablo harus gigit jari lantaran laporannya ditolak polisi. 

Kemudian, berita mengenai penyebab keributan antara dua personel D'MASIV, Rian dan Rai juga menarik perhatian pembaca. 

Di sisi lain, sang legenda "Godfather of Broken Heart" Didi Kempot yang menjadi fenomena di kalangan anak muda juga menarik dan banyak dibaca. 

Berikut Kompas.com merangkum berita populer Entertainment sepanjang Senin kemarin: 

1. Laporan Pablo Benua ditolak polisi

Tersangka video ikan asin Pablo Benua harus gigit jari lantaran laporannya kepada Fairuz A Rafiq dan Hotman Paris Hutapea ditolak polisi. 

Hal ini disampaikan kuasa hukum Pablo Benua, Andar Situmorang. 

"Saya menyampaikan bahwa sore ini Krimsus (Polda Metro Jaya) menolak laporan saya dengan alasan yang tidak jelas," kata Andar saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin.

Baca selengkapnya di sini

2. Terungkap, penyebab keributan Rai dan Rian D'MASIV

DMASIV dalam jumpa pers peluncuran Album Religi Demi Masa di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).KOMPAS.com/IRA GITA DMASIV dalam jumpa pers peluncuran Album Religi Demi Masa di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).
Pihak grup band D'MASIV akhirnya angkat suara berkait perselisihan antara Rian (vokal) dengan Rai (bass) di atas panggung.

Manajer D'MASIV, Sisil, mengatakan, apa yang dilakukan Rian adalah hal biasa dalam band di mana tiap personel akan menegur personel lainnya bila terjadi kesalahan saat tampil.

Hanya saja, kata Sisil, saat itu kondisi para personel sedang kelelahan sehingga kondisi yang lazim dilakukan berubah menjadi hal yang tak mengenakkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X