Naskah Film Daniel Mananta Bikin Susy Susanti Terkaget-kaget

Kompas.com - 19/07/2019, 17:58 WIB
Daniel Mananta dalam wawancara untuk mempromosikan film Susi Susanti Love All di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). Tri Susanto SetiawanDaniel Mananta dalam wawancara untuk mempromosikan film Susi Susanti Love All di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Daniel Mananta akan mengungkap kenakalan remaja atlet bulutangkis legendaris Susy Susanti lewat film Susi Susanti Love All. Daniel diketahui duduk sebagai produser sekaligus penulis naskah film tersebut.

Daniel mengatakan, saat membaca naskah cerita, Susy terkaget-kaget dengan alur cerita yang menurutnya didramatisir. Padahal, kata Susy, kejadiannya tidak demikian.

"Waktu baca skrip, Susy bilang, 'Ini fitnah'. Enggak apa-apa biar lebih romantis aja. Dia bilang lagi, 'Boleh deh, saya kelihatan cool di situ'. Jadi ada bumbu-bumbu dikit," kata Daniel lalu tertawa dalam jumpa pers di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Daniel mengatakan bahwa sebelum menulis skenario, ia sudah melakukan wawancara kepada Susy dan suaminya, Alan Budikusuma, yang juga merupakan mantan atlet bulutangkis.

Dramatisir tersebut Daniel lakukan lantaran kenakalan remaja era 1980-an dengan saat ini berbeda. Daniel takut penonton era sekarang kurang mengerti candaan Susi dan Alan.

Baca juga: Laura Basuki: Film ini Ceritakan Perjuangan Susy Susanti Menjadi Pahlawan

"Pas interview mereka, kenakalan remaja mereka tidak nyambung dengan remaja sekarang. Jadi, harus ada bumbu-bumbu," kata Daniel.

Dalam film yang digarap sutradara Sim F ini, Daniel juga akan mengungkap sesuatu hal yang jarang diketahui masyarakat terhadap Susi.

"Susi kabur dari asrama juga ada. Ceritanya nanti aja nonton di film," kata Daniel lalu tertawa.

Film Susi Susanti Love All yang digarap oleh rumah produksi Time Films dan DAMN!, mengisahkan perjalanan hidup Susy Susanti sebagai seorang atlet hingga menorehkan sejarah dengan mendapatkan medali emas pada tunggal putri di Olimpiade Barcelona 1992.

Baca juga: Daniel Mananta Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Tak Mampu



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X