KPI Beri Sanksi Brownis karena Wendy Tirukan Dorce, Bukan Hudson

Kompas.com - 27/07/2019, 21:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengklarifikasi teguran tertulis terhadap program siaran "Brownis" Trans TV yang dilayangkan pada Rabu (23/7/2019).

Teguran itu dilayangkan karena KPI melihat program ini melanggar aturan pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3SPS) KPI Tahun 2012.

Adapun, pelanggaran itu berupa adegan seorang pria yang memakai busana dan riasan layaknya seorang wanita.

Baca juga: [POPULER ENTERTAINMENT] Gaji Pertama Dian Sastro | Brownis Ditegur KPI

Tayangan tersebut disiarkan pada 13 Juni 2019 pukul 13.17.

Hudson Prananjaya dalam dandanan panggungSLAMET PRIYATIN Hudson Prananjaya dalam dandanan panggung
Namun, banyak yang mengira teguran itu ditujukan pada seniman "dua wajah" Hudson.

KPI menegaskan pria berbusana dan merias diri layaknya perempuan yang dimaksud dilakukan oleh Wendy "Cagur", bukan penyanyi Hudson yang kebetulan menjadi bintang tamu pada acara itu.

Baca juga: Berulang Kali Menegur, KPI Akui Tak Bisa Hentikan Tayangan Brownis

Seperti dikutip dari situs kpi.go.id, Komisioner KPI bidang Pengawasan Isi Siaran periode 2016-2019 Mayong Suryo Laksono mengatakan, penampilan Wendy layaknya perempuan tersebut dinilai melanggar karena menirukan Dorce dan menjadi bahan olok-olokan. 

Komedian Wendy Cagur saat ditemui usai tampil di salah satu acara stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Komedian Wendy Cagur saat ditemui usai tampil di salah satu acara stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).
"Peniruan dan dirinya menjadi bahan olok-olokan itulah yang kami nilai telah melanggar aturan," ucap Mayong seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (27/7/2019).

Menurut Mayong, klarifikasi ini dilakukan agar tidak menimbulkan mispersepsi publik atas keputusan yang diambil lembaganya.

Baca juga: Program Brownis TransTV Terancam Dihentikan KPI

"Kami khawatir ini akan jadi spekulasi bahwa KPI melarang penampilan seniman seperti Hudson, Didik Nini Towok, dan yang lainnya. Padahal tidak ada niatan kami untuk melarang penampilan seni seperti itu," ujar Mayong.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.