Kuasa Hukum Minta Rey Utami Jadi Tahanan Kota demi Anak

Kompas.com - 29/07/2019, 20:55 WIB
Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Rey Utami, Muhammad Baharuddin, mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan penangguhan penahanan untuk kliennya.

Alasannya, kata Baharuddin, Rey saat ini masih memiliki anak balita yang harus ia rawat.

"Jadi dia kalau Rey pengin sekali dia keluar untuk bisa minimal dia bisa tahanan rumah atau tahanan kota (agar) bisa rawat anaknya," kata Baharuddin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2019).

Pihaknya berharap agar alasan ini bisa dipertimbangkan dengan baik oleh penyidik.

"Saya kira implementasi dari penegakan HAM (Hak Asasi Manusia) ini sendiri dalam proses penyidikan ya termasuk itu di status," kata Baharuddin.

"Sisi yang pertama, kan dia wanita kemudian ada anak, ada keluarga. Jadi sisi manusianya pasti ditimbang juga," imbuhnya.

Selain itu, pihak kuasa hukum juga menginginkan agar pemberkasan kasus Rey dan Pablo cepat rampung.

"Di awal-awal kami juga minta kalau pun mau dilimpahkan tolong dilimpahkan cepat. Kan sudah hampir 20 hari jangan sampai diperpanjang jadi 40 hari lagi," kata Burhanuddin.

Baca juga: Tim Farhat Abbas Angkat Bicara soal Pablo Benua dan Rey Utami Cabut Kuasa

"Kalau proses awal bisa cepat kenapa proses akhir enggak bisa cepat, Rey sama Pablo siap untuk bekerja sama gimana caranya proses proses kerja penyidik itu bisa dituntaskan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Fairuz A Rafiq melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua dengan sangkaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.