Kak Seto Terkejut Menonton Video Klip Young Lex "Lah Bodo Amat"

Kompas.com - 07/08/2019, 19:13 WIB
Young Lex dijumpai dalam sebuah acara di kawasan Tendean, Jumat (7/9/2018). KOMPAS.com/IRA GITAYoung Lex dijumpai dalam sebuah acara di kawasan Tendean, Jumat (7/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapper Indonesia Samuel Alexander Pieter atau lebih dikenal dengan nama panggung Young Lex baru saja mengeluarkan singel barunya yang berjudul "Lah Bodo Amat".

Dalam singel kali ini, Young Lex berkolaborasi dengan musisi Sexy Goath & Italiani.

Video klip "Lah Bodo Amat" diunggah dalam akun YouTube pribadinya pada 26 Juli 2019 dengan judul "Young Lex - Lah Bodo Amat Ft. Sexy Goath & Italiani". 

Baca juga: Young Lex: Mending Gonta-ganti Pacar daripada Gonta-ganti Istri

Hingga Rabu (7/8/2019), video tersebut telah ditonton lebih dari 4 juta kali dan menempati deretan video trending di YouTube Indonesia. 

Meski demikian, video ini sempat menuai pro dan kontra karena menggunakan frasa "lah bodo amat, lah bacot amat" pada bagian refrain

Kemudian, video klip tersebut juga menampilkan sejumlah anak dan remaja yang menyanyikan frasa "lah bodo amat, lah bacot amat". 

Baca juga: Young Lex Beri Pelajaran Pemberi Komentar Negatif di Akun IG-nya

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.
Menanggapi hal ini, Psikolog Anak Seto Mulyadi atau kerap disapa Kak Seto mengaku cukup terkejut menonton video klip tersebut.

"Cukup mengejutkan ya. Begini, pertama saya mengapresiasi kreativitas dari anak-anak muda ini, tetapi alangkah baiknya kalau kreativitas ini juga diarahkan ke hal-hal yang positif. Hal positif itu dalam arti edukatif, mengedepankan juga kesantunan, dan mengarahkan kepada pembangunan karakter bangsa," ujar pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut kepada Kompas.com, Rabu (7/8/2019). 

Selain kreatif, lanjut dia, anak muda tetap harus disiplin dan menjaga sopan santun.

Baca juga: Kisah Cintanya dengan Young Lex Disebut Gimmick, Revina VT Angkat Bicara

Ia mengatakan, dalam membuat sebuah karya, sebaiknya musisi mempertimbangkan hal-hal yang layak dan tak layak bagi penonton anak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X